Bocah SD yang Terlibat Narkoba di Makassar Masih Buron, Ini Dugaan Polisi – FAJAR –
Makassar

Bocah SD yang Terlibat Narkoba di Makassar Masih Buron, Ini Dugaan Polisi

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pihak Kepolisian hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap R alias CI bocah SD yang diduga pelaku pengedar narkoba. R diduga menyuruh terduga pelaku AR, 16 tahun, bocah SMP untuk mengedarkan sabu.

Siswa yang masih duduk dibangku kelas II SMP itu, sebelumnya ditangkap Polisi di Jalan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/8) kemarin. Dia diringkus ketika diduga hendak menjual narkotika jenis sabu.

Di hadapan polisi, AR mengaku memperoleh sabu itu dari seorang rekannya berinisial R alias CI yang diketahui masih duduk di bangku SD. Paket sabu rencananya hendak dijual seharga Rp 200 ribu dan hasilnya akan dibagi dua.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, setelah pihaknya mencoba melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah R, kedua orang tuanya berdalih tidak sama sekali mengetahui keberadaan anaknya.

“Jadi pas kita melakukan penangkapan terhadap rekannya itu, kata orang tuanya anaknya belum kembali. Tapi kita yakin pasti orang tuanya tahu keberadaan anaknya. Tidak mungkin tidak ditahu keberadaan anaknya,” jelas Dicky saat memberikan keterangan di Makassar, Minggu (12/8).

Pihaknya menduga kuat, orang tua bocah SD yang masih duduk di bangku kelas V itu berupaya untuk menutup-nutupi. Pasti mereka mengetahui keberadaan anaknya, namun karena mereka kekhawatiran anaknya akan ditangkap mereka tidak memberitahukan dimana anaknya.

“Tapi tetap kita tidak akan memaksa agar orang tua yang bersangkutan itu memberitahu. Kita akan melakukan penyelidikan yang lainnya untuk mengungkap kasus ini,” terang Dicky.

Saat ini, AR telah diserahkan Polisi ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemkot Makassar guna proses bimbingan mental. Sementara untuk kedua orang tua AR disebutkan masih sementara mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1A Makassar.

Pihaknya pun ditegaskan Dicky, bakal terus berupa untuk mengungkap kasus barang haram yang melibatkan anak di bawah umur ini. “Yang bersangkutan masih dalam pengejaran, kami juga mendalami siapa otaknya di belakang anak-anak ini mengedarkan narkoba,” pungkasnya. (rul/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!