Buset! Afi Nihaya Faradisa, Bocah Plagiat Sebut Maruf Amin Penjahat SARA? – FAJAR –
Netizen

Buset! Afi Nihaya Faradisa, Bocah Plagiat Sebut Maruf Amin Penjahat SARA?

FAJAR.CO.ID, – Masih ingatkah dengan Afi Nihaya Faradissa? Remaja yang pernah diundang Jokowi ke Istana karena tulisannya dinilai inspiratif itu, kini kembali jadi bahan perbincangan.

Di tengah hangatnya isu pemilihan presiden (pilpres) 2019, Afi Nihaya sengaja menulis status yang memancing perdebatan netizen. Remaja yang kini duduk sebagai mahasiswi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu, menulis soal kegalauannya menentukan pilihan pada Pilpres nanti.

Afi menyindir dua sosok yang disebut ‘Penjahat HAM’, dan yang satunya disebut sebagai ‘penjahat SARA’.

“Galau antara milih “Penjahat HAM” atau “Penjahat SARA” kita nggak bisa lupa sama penculikan (dan dugaan pembunuhan) sadis masa lalu. tapi dilihat dari rekam jejak yang nyata-nyata ada, kita juga nggak bisa bayangkan diskriminasi macam apa yang akan diterima para minoritas dalam etnis,agama,dan seksualitas nantinya.” Tulis Afi.

Screnshoot status Afi Nihaya. (twitter)

Ia pun menyatakan kegalauannya antara golput dan tidak. Kata dia dalam statusnya itu, golput bukan keputusan bijak. Sebab golput pun tetap akan disalahgunakan para pemangku kekuasaan.

“Tapi golput bukan tindakan bijak, sebab peraih suara terbanyak akan menjabat. Nanti suara golputers akan disalahgunakan. makanya galau nih wkwkwkw. Udah ya, mau tidur dulu. sekian status pembahasan foolitik saya. Salam dari mayoritas yang nulis ini semata-mata karena sayang banget sama minoritas,” sambung Afi.

Tidak secara gamblang dua sosok yang disindir Afi, namun netizen terlanjur berspekulasi jika dua sosok yang disebut Afi sebagai penjahat HAM dan penjahat SARA adalah Prabowo Subianto dan Ma’ruf Amin yang kini diambil Jokowi sebagai cawapresnya.

Pantauan Fajar.co.id, pada Minggu (12/8), tulisan tersebut sudah tidak ada. Diduga dihapusnya, yang tersisa hanyalah permintaan maaf Afi soal statusnya yang menyinggung.

“Orang yang berusaha berpikir dan itu menyebabkan dia akhirnya berada di posisi netral, dia seperti berdiri di tengah perempatan. Kalau tidak ditabrak dari kanan ya dari kiri. Kalau tidak ditabrak dari depan ya dari belakang.
Banyak sekali sakitnya, tak semua orang tahan termasuk saya,” katanya

“Maka dari itu, dengan segenap kerendahan hati, kepada semua pihak yang kiranya merasa tersinggung oleh tulisan-tulisan saya dari awal adanya FB ini sampai sekarang… saya memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekeliruan saya,” sambungnya.

Namun demikian, status Afi itu, kini telah tersebar berupa screnshoot di jagat maya dan menuai hujatan netizen.

Sebelumnya, Afi Nihaya Faradissa pada 2017 lalu, terkenal melalui tulisan- tulisannya di sosial media yang dinilai inspiratif. Afi pun diundang oleh Jokowi ke Istana. Tidak sampai di situ, beberapa stasiun televisi awasta pun ikut mengundangnya sebagai narasumber. Kala itu, Ia masih duduk di kelas 3 SMA Negeri 1 Gambiran.

Namun, publik sempat heboh, ketika mengetahui, hampir semua tulisan Afi merupakan plagiat. Alhasil, kepopulerannya meredup seketika itu. (dal)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!