Isak Tangis Warnai Shalat Ghaib Kloter 14 Makassar Buat Aty Yuliana – FAJAR –
Haji 2018

Isak Tangis Warnai Shalat Ghaib Kloter 14 Makassar Buat Aty Yuliana

FAJAR.CO.ID, MAKKAH – Berlokasi di Mushollah Hotel Masat Al Aseel Mahbas Jin Mekkah yang menjadi lokasi pemondokan JCH kloter 14 UPG Makassar Asal Manokwari, Sorong dan Maros, Ahad, 12 Agustus 2018 digelar Shalat Dhuhur bersama dirangkaikan dengan Shalat Ghaib dan doa bersama yang dipimpin dan dipandu langsung Pembimbing Ibadah Kloter 14 UPG H. Muh. Nur.

“Kegiatan ini sengaja digelar khusus untuk mendoakan salah satu jamaah Kloter 14 UPG yang meninggal dunia di pemondokan, kemarin sore tepat pukul 18.00 WAS yakni Almarhumah Aty Yuliana Kasmidi asal Manokwari Papua Barat,” jelas Mawardy Siradj, Ketua Kloter.

Kepergian Almarhumah membawa kesedihan mendalam bagi seluruh JCH Kloter 14 UPG, karena ibu ini dikenal ramah dan periang ini pada sesama jemaah khususnya yang berasal dari Manokwari. Tapi ini sudah Takdir Allah bagi Almarhumah, yang harus menjadikan Tanah Haram ini sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.

“Kita semua harus yakin bahwa inilah jalan yang terbaik yang ditentukan oleh sang Pemilik Kabbah kepada Almarhumah, tugas kita semua mendoakan beliau dan keluarga yang ditinggalkannya,” ucap ketua kloter.

Jenazah almarhumah sudah dimakamkan tadi dini hari di lokasi pemakaman umum Asy Syaraya Kota Makkah, setelah sebelumnya jenazahnya dimandikan dan dikafankan di Rumah Sakit An Noor Makkah.

Pelaksanaan Shalat Ghaib ini dilanjutkan dengan penjelasan penting oleh Petugas Kloter 14 UPG terkait persiapan penting jelang Pelaksanaan Armina, baik dari sisi teknis, ibadah maupun kesehatan.

Manasik teknis ini, diharapkan akan memberikan pencerahan lebih detail mengenai pelaksanaan ibadah di Armina, mulai dari persiapan sebelum ke Arafah, ketika tiba di Padang Arafah, di Musdalifah, di Mina dan di lokasi pelontaran Jamarat, serta tawaf Ifadhahnya pasca Armina.

“Tujuannya agar para ketua regu dan rombongan serta jamaah lebih tahu dan mengerti apa yang harus dan tidak harus dilakukan, dan yang terpenting adalah menjaga kekompakan dan kebersamaan agar seluruh proses haji bisa dilalui dan dilaksanakan dengan lancar dan tertib,” tandas Mawardi. (rls/upeks)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!