Parah! Polisi Anggota BNN di Maluku Malah Ditangkap karena Kasus Narkoba – FAJAR –
Kriminal

Parah! Polisi Anggota BNN di Maluku Malah Ditangkap karena Kasus Narkoba

ilustrasi.

FAJAR.CO.ID, AMBON – Tim gabungan dari kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku membekuk empat orang yang diduga menilap sabu-sabu barang bukti perkara narkoba.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muh Rum Ohoirat mengatakan, empat orang itu terdiri dari dua anggota Polri yang ditugaskan di BNNP Maluku, satu oknum PNS Pemprov Maluku dan pekerja di perusahaan jasa pengiriman barang JNE.

Menurut Rum, penilapan barang bukti itu berawal pada Minggu lalu (5/8) ketika petugas JNE mencurigai paket. Lantaran curiga, pegawai JNE yang berinisial RL menghubungi pihak BNNP Maluku guna mengecek paket mencurigakan itu.

“Ternyata benar isinya sabu-sabu seberat tiga gram,” kata Rum ketika dikonfirmasi, Minggu (12/8).

Dua petugas BNNP Maluku masing-masing Brigpol AT dan Brigpol AL lantas mengemas ulang paket sabu-sabu itu. Tujuannya memancing pihak yang akan mengambilnya.

Ternyata tidak ada pihak yang mengambil paket barang haram itu. “Akhirnya paket dibawa ke indekos petugas JNE di wilayah Kudamati, Ambon,” terang Rum.

Tapi, hal itu mengundang kecurigaan jajaran Polda Maluku. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba Polda Maluku) lantas mengembangkan kasus itu.

Polisi menduga anggota BNNP dan karyawan JNE akan memakai sabu-sabu itu bersama seorang oknum PNS Pemprov Maluku berinisial JL. Polisi lantas melakukan penangkapan di sejumlah lokasi.

Kecurigaan polisi terbukti. Sebab, polisi saat melakukan penangkapan juga menemukan lima alat isap atau bong beserta paket sabu-sabu yang diduga akan dipakai. Polisi membekuk karyawan JNE dan PNS Pemprov Maluku di sebuah indekos di Kudamati, Ambon.

Sedangkan dua anggota Polri yang diduga terlibat ditangkap di rumah kepala BNNP Maluku pada 8 Agustus. “Kami masih mengembangkan kasus ini, semua yang ditangkap juga terus dilakukan pemeriksaan,” tandas dia. (cuy/jpnn)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!