Napi Dalami Pembakaran Rumah, Ini Pembelaan Kalapas 1 Makassar

Rabu, 15 Agustus 2018 18:19

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar, Budi Sarwono mengaku pengawasan terhadap narapidana di setiap blok tidak begitu ketat. Hal ini ditunjang pengadaan cctv yang kurang maksimal.”Sementara ini memang ada pemasangan cctv, cuma tidak semuanya efektif. Mudah-mudahan untuk tahun kedepannya kita mendapatkan anggaran yang lebih untuk pemasangan cctv sehingga lebih maksimal seluruh blok bisa terpasang cctv,”kata Budi saat ditemui di kantornya, Rabu (15/8/18).Bahkan saat ditanya mengenai aktivitas live di medsos oleh salah satu napi yang terlibat kasus pembakaran di Tinumbu yaitu Akbar Daeng Ampu (32), dia mengatakan bahwa napi itu menunggu lengahnya petugas.”Kalau menurut saya pengawasan di lapas ini cukup ketat, tapi mungkin penjaganya hanya 1 sampai 2 orang yang mengontrol dari blok A samping I, mungkin dia menunggu lengahnya petugas. Kalau posisi dilamarnya sampai dengan di blok itu jauh kemudian ada pembatas tembok juga,”lanjutnya.Selain itu, dugaan yang menguatkan pengawasan dan peraturan Lapas yang tidak begitu ketat yaitu penyelundupan handphone. Untung saja, petugas Lapas berhasil mengamankan perempuan cantik yang coba memberikan gawai kepada Ampu pada 17 Juli lalu. Belakangan diketahui, tamu napi tersebut Diah Tifani (19) gadis cantik kelahiran Jakarta.

Bagikan berita ini:
10
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar