Sidang Ujaran Kebencian Pilkada Sidrap Putus, Ini Jumlah Hukumannya….

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SIDRAP — Sidang putusan perkara kasus ujaran kebencian di perhelatan Pilkada Sidrap oleh terdakwa H Suarti binti Muhammadiyah berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Sidrap, Kamis, 16 Agustus, sekitar pukul 15.00 wita.Pembacaan putusan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Bintang AL, SH, MH dan didampingi hakim anggota Satriany Alwi, SH, MH dan Nurhayati, SE, SH, MH.

Dalam sidang tersebut, Ketua Majelis Hakim, Bintang AL menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian kepada individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan agama.

Selanjutnya, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama empat bulan dan tiga hari.”Menetapkan bahwa massa penangkapan dan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan agar terdakwa dikeluarkan dari tahanan,” kata Bintang AL.

Dia juga memerintahkan agar barang bukti berupa satu unit Handphone merek Vivo S7 dirampas untuk dimusnakan. Kemudian membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp2.000. Sekedar diketahui, sebelumnya terdakwa ditangkap setelah memposting ujaran kebencian yang mengandung SARA di sosial media (Sosmed) Facebook pada April 2018 dengan mengatakan “DOAMU melawan kaum kafir”, menggunakan akun Facebook Ajie Arty Gusty.

Tak lama kemudian, Hj Suharti dikabarkan ditangkap oleh pihak Cyber Crime Kepolisian Polda Sulselbar, Minggu Malam, 15 April 2018 setelah dilaporkan 9 petinggi partai politik pendukung paslon FATMA, melaporkan akun Ajie Arty ke penyidik Polres Sidrap. (ira)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment