Dugaan Pungli Disdik Makassar Mulai Diselidiki

Jumat, 17 Agustus 2018 06:22

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus dugaan pungutan liar dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) se Makassar, mulai masuk tahap penyelidikan tim tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Makassar.Dimana dalam kasus tersebut, setiap sekolah menyetor dana sebesar Rp500 ribu ke Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik), Ahmad Hidayat.

Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes, Kompol Diari Astetika mengatakan, dugaan kasus penyusunan RKAS sudah masuk ke bagian Tipikor Polrestabes.

“Masih proses lidik (penyelidikan) di Tipikor Satuan Reskrim,” singkatnya, Rabu (15/8) lalu.Diari melanjutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan hingga kini, olehnya itu, ia berharap semua pihak bersabar dan menunggu hasil penyelidikannya rampung.Sebelumnya, salah satu relawan pendidikan Kota Makassar yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, pihaknya telah melaporkan dugaan pungutan liar tersebut ke Tipikor Polrestabes Makassar.“Kasus yang Rp 500 ribu itu sudah masuk di tipikor dan di tangani sama Pak Supriadi,” ungkapnya.Dia menambahkan, pungli tersebut sudah dilakukan oleh oknum ke setiap sekolah tanpa adanya perintah dari Dinas Pendidikan. Bahkan bagian Tipikor Polrestabes sudah lebih dulu mengetahui tindakan tidak terpuji tersebut.Diketahui, Selain pungutan Rp 500 ribu per sekolah, ada dugaan pungli lain yakni di penambahan siswa melalui jalur offline Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar tersebut.

Tidak berhenti disitu, pungutan lain yang dilakukan Kepala bidang Pendidikan dasar di Disdik Makassar tersebut diduga mewajibkan seluruh sekolah SD-SMP membeli kalender seharga Rp 15.000 dan Pembayaran Halal bihalal sebesar Rp 500 ribu untuk SMP dan Rp 150 untuk SD. (suryadi/raksul/fajar)

Bagikan:

Komentar