Sempat Pingsan, Tiga Paskib Dikeluarkan dari Barisan

Minggu, 19 Agustus 2018 07:10

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Di Kabupaten Pangkep, jelang detik-detik peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, tiga anggota paskibraka terpaksa dikeluarkan dari barisan.

Ketiganya, Nurul Aulia, Fadhilla Yusri dan Muhammad Rezki Mansur.

Salah seorang pelatih Paskibraka, Kapt Arm Tamrin menerangkan, ketiganya ditarik dari barisan saat masih berada di daerah persiapan (DP).

Dua diantaranya,  Nurul Aulia dan Fadhilla Yusri ditarik karena alasan kesehatan.

Dikatakan Danramil Minasatene itu, saat latihan keduanya sempat beberapa kali jatuh pingsan bahkan terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pernah disuruh istirahat, malah sempat dirawat d RSUD.  Tapi keluarganya bawa kembali tuk latihan,”ujarnya, Sabtu(18/8/18).

Sementara, satu orang lainnya Muhammad Rezki Mansur, ditarik karena alasan indisipliner.

“Kalau Rezky, sering begadang sampai jam 02.00 dinihari, menyimpan HP dan pernah kedapatan merokok sama pelatihnya. Dia melanggar kesepakatan selama proses latihan,”tambahnya.

Olehnya itu lanjutnya, dengan berbagai pertimbangan, ketiganya ditarik guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan saat upacara pengibaran bendera.

“Semua adalah tanggung jawab pelatih, bukan panitia. Kenapa diputuskan saat pagi hari, karena kami menjaga perasaan mereka. Alangkah kecewanya mereka saat diputuskan malam hari, alangkah kecewanya orang tua jika pakaiannya pun tidak dikasih. Itu adalah strategi,”tegasnya.

“Saya sebagai pelatih mengambil keputusan istirahatkan mereka karena tingkat kerawanan saat pagi, upacara pengibaran bendera. Tapi kami tetap tugaskan mereka saat upacara penurunan bendera,”tambahnya lagi.

Dijelaskan pula, usai bertugas upacara penurunan bendera. Ketiganya kembali berkumpul bersama paskib lainnya dan kembali ke asrama.

Sampai penyerahan dari pelatih kepada panitia, ketiganya hadir bersama anggota paskibraka lainnya. (Sahrir/upeks/fajar)

Komentar