Istri Sering Tidak di Rumah, Buruh Pembuat Batu Bata di Pinrang Garap Anak Tirinya

Senin, 20 Agustus 2018 - 14:33 WIB

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Beginilah kalau hasrat biologi tidak terpenuhi secara keseluruhan. Berawal karena sang istri selalu tidak berada dirumahnya, pelaku leluasa berbuat semaunya. Kasus persetubuhan anak ini kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pinrang. Seorang buruh pembuat batu bata merah telah memperkosa Bunga 13 tahun (nama samaran).

Tersangka berinisial AM (53). Pria ini tega menodai anak tirinya sendiri berulang-ulang disaat ada kesempatan. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, toh akhirnya terjatuh juga. Tersangka yang sudah 2 bulan meniduri korban akhirnya terungkap juga.

Kasus inipun dilaporkan ke Polsek Suppa kabupaten Pinrang. Berdasarkan laporan itu, kemudian Tim Crime Figters Unit Resmob Polres Pinrang berhasil melakukan penangkapan pelaku tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Suppa.

Pelaku AM (51) akhirnya ditangkap di kampungnya di Lawawoi kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (16/08/2018) lalu pukul 22.30 Wita. Penangkapan dipimpin langsung Kanit Resmob IPDA Hasmun didampingi Kanit Reskrim Polsek Suppa Bripka Hamdan.

Hal itu didasari laporan korban dan surat penangkapan Amiruddin (51) yang sehari-harinya pekerjaan pembuat batu bata di dengan nomor : LP / 25 / VIII / 2018 / SPKT / Res Pinrang / Sek Suppa tanggal 06 Agustus 2018, Sp. Kap / 13 / VIII / 2018 / Reskrim.

Dihadapan penyidik Reskrim, terduga AM yang tak lain ayah tiri Bunga (13 tahun) yang menjadi korban pemerkosaan mengaku tega mencicipi kemolekan tubuh gadis belia itu karena tidak tahan hasrat biologisnya. Hal ia lakukan lantaran istrinya yang juga ibu kandung korban sering keluar rumah. (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.