BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Internasional di Polman, 2 Orang Diamankan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, POLMAN – Peredaran narkoba di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dalam beberapa tahun terakhir kian mengkhawatirkan. Berbagai upaya pun telah dilakukan pihak-pihak terkait dalam upaya mencegah peredaran barang haram tersebut.

Salah satunya Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Polman. Melalui rilis resminya hari ini, Selasa 21 Agustus, BNN melaporkan telah melakukan penindakan terhadap dua sindikat narkotika berinisial MR (33) dan FR (33).

Keduanya diduga merupakan pengedar narkotika jenis sabu. Mereka juga diduga kuat adalah bagian dari jaringan internasional.

Kepala BNN Kabupaten Polman, Muh Syabri Syam mengatakan, kedua tersangka merupakan warga Polman yang diamankan di tempat yang berbeda. Pelaku MR (33) diamankan saat melakukan transaksi dengan aparat yang menyamar sebagai pembeli di salah satu bank di Kecamatan Campalagian.

Dari tangan pelaku diamankan empat paket narkotika jenis sabu siap edar.

Sedangkan pelaku lainnya, seorang wanita berinisial FR (33) diamankan di rumahnya di Kelurahan Pappang, Kecamatan Polewali. Penangkapan itu juga dilakukan oleh aparat dari BNN yang menyamar sebagai pembeli.

Dari tangan wanita ini, diamankan narkotika jenis sabu sebanyak 25 gram.

Tak hanya itu, dari hasil pengeledahan di rumah tersangka FR ditemukan barang bukti tambahan sebanyak 50 gram.

Saat ini kedua tersangka sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut oleh BNN Kabupaten Polman. “Pengungkapan ini tak lepas dari laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkotika di daearahnya,” kata Muh Syabri.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

“Dengan pengungkapan ini, BNN berhasil menyelamatkan sekitar kurang lebih 1500 orang anak dari pengaruh narkotika,” tegasnya. (rls/parepos)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar