Begini Cara Polisi Gowa Cegah Radikalisme dan Narkoba

Minggu, 26 Agustus 2018 - 16:45 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA – Guna mencegah paham-paham radikalisme bersarang di masyarakat, jajaran Polsek Tompobulu, Polsek Bontomarannu serta Polsek Tombolopao gencar melakukan pendekatan ke masyarakat.

Sasaran utama pendekatan itu yakni kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh perempuan.

Unsur ini digalang untuk melakukan sosialisasi intens ke masyarakat khususnya kawula muda agar tidak terjebak, terjerumus dan terdoktrin oleh paham-paham radikal serta tercandu obat-obatan terlarang seperti sabu, ganja dan jenis obat-obatan yang berbahaya bagi tubuh.

Di Kecamatan Tompobulu, Bhabinkamtibmas Aiptu Muh Arifin berinteraksi ke tengah masyarakat dengan menggandeng unsur-unsur penting masyarakat guna mencegah dan menangkal secara dini gerakan radikalisme anti Pancasila yang mengatasnamakan agama termasuk pula bahaya narkoba.

Hal sama dilakukan di wilayah hukum Polsek Bontomarannu. Kapolsek Bontomarannu, AKP Robert Naro mengatakan banyak hal yang perlu diwaspadai masyarakat dalam era kekinian saat ini.

Paham-paham radikal mudah digelindingkan oknum melalui tatanan kehidupan salah satunya melalui agama, pergaulan bebas narkoba dan modus lainnya yang mengefek.

Karena itu dengan menggandeng para tokoh dalam masyarakat Bontomarannu, Robert Naro yakin upaya mencederai Pancasila dan kekuatan generasi yang dilakukan kelompok tertentu akan mudah tercegah.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Tombolopao, Aipda Musrudi menjumpai para siswa SMAN 11 Gowa di Lingkungan Tombolo, Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolopao, Sabtu (25/8) siang.

Di hadapan para siswa, Aipda Musrudi berharap penanganan kenakalan remaja bisa tertangkal lewat kepedulian dan kesadaran para siswa untuk menjauhi jebakan narkoba.

Penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan kenakalan remaja lainnya menjadi item penting dalam menggerus dan menangkal paham radikal yang sangat rentang dikalangan siswa.

“Kita perlu dukungan dan peran semua pihak untuk menangkal bahaya narkoba, kenakalan remaja serta paham radikal. Pengawasan terhadap remaja menjadi tanggung jawab kita bersama, perlu melibatkan semua pihak dan memberdayakan segenap kemampuan untuk menangkal bahaya narkoba, kenakalan remaja serta paham radikalisme ini. Mari tumbuhan jiwa patriotisme anak sehingga tidak mudah terpengaruh doktrin ekstrem,” kata Kapolsek Tombolopao, Aipda Musrudi. (saribulan/bkm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.