Hebat, 7 Destinasi Kepri Masuk Nominasi API 2018

Rabu, 29 Agustus 2018 - 06:02 WIB

BATAM – Pariwisata Kepulauan Riau sungguh luar biasa. Buktinya, tujuh destinasi Kepri masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018. Vote pun bisa diberikan dengan cara simpel. Cukup melalui gawai masing-masing dan bisa dilakukan berulang.

Tujuh destinasi itu adalah Bintan Mangrove (Bintan, 5A), Gunung Daik (Lingga, 6E), Melayu Square (Tanjung Pinang, 11H), Festival Barongsai (Karimun, 12D), Alif Stone Park (Natuna, 16A), Kampung Terih (Batam, 17D), dan Pulau Mengkiang Panjang (Anambas, 18H).

“Masuknya tujuh destinasi Kepri sebagai nominator API tentu luar biasa. Hal ini menunjukan kualitas dari destinasi pariwisata Kepri secara menyeluruh. Kami berharap nominator-nominator dari Kepri bisa keluar sebagai juara API 2018,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar, Senin (27/8).

Destinasi Kepri memang seksi. Apalagi Kepulauan Riau menjadi pintu masuk wisman terbesar ketiga pada 2017. Namun, untuk menjadi juara di API 2018, Kepri membutuhkan dukungan dari masyarakat.

“Nominator Kepri di API 2018 membutuhkan dukungan dari masyarakat luas. Untuk itu, kami berharap masyarakat mau memberikan dukungan untuk nominator-nominator yang dimiliki Kepri. Sebab, status juara di API 2018 memiliki makna lebih bagi pariwisata Kepri,” lanjutnya.

Setiap penghargaan yang diterima pariwisata Kepri, jadi energi tersendiri. Sebab, setiap award memiliki unsur 3C. Yaitu, calibration (kalibrasi), confidence (kepercayaan diri), dan credibility (kredibilitas). Dan, artinya Kepri memiliki kesempatan untuk mengukur dan mengevaluasi kualitas pariwisatanya. Award juga otomatis menaikan value pariwisata Kepri secara menyeluruh.

“Kami tunggu dukungan masyarakat untuk memenangkan wakil-wakil Kepri di API 2018. Pariwisata Kepri harus dimenangkan di API 2018,” tegas Buralimar.

Anugerah Pesona Indonesia 2018 memiliki 18 kategori bergengsi. Ada kategori kuliner terpopuler, wisata olahraga, olahraga dan petualangan, juga wisata air. Ada juga juga kategori ekowisata, wisata dataran tinggi terpopuler, cinderamata oleh-oleh khas, hingga atraksi budaya. Space juga diberikan bagi kampung adat, situs sejarah, wisata halal, festival pariwisata, wisata belanja, juga pariwisata digital.

Memasuki tahun ke-3 penyelenggaraan, selekasi ketat diberikan bagi nominator. API juga menyiapkan Tim Seleksi yang secara khusus melakukan kurasi terhadap para nominator. Mereka berasal dari berbagai kalangan. Sebut saja dari pelaku industri pariwisata, jurnalis, entreprenuer, para blogger/vlogger, broadcaster, juga akademisi.

“Tahun ini menjadi kesempatan terbaik Kepri untuk meraih penghargaan sebanyak mungkin dari API. Sebab, cara untuk mendukungnya juga sangat mudah. Siapa saja bisa memberikan suara dukungan bagi wakil Kepri di API 2018,” tegas Buralimar lagi.

Dukungan bagi Kepri di API 2018 diberikan secara simpel. Vote dengan mengirim SMS dari gawai masing-masing. Caranya, ketik kode API lalu kirim ke nomor 99386. Nomor pengiriman ini berlaku untuk semua operator seluler. Sebagai contoh, bila ingin memilih Kampung Terih (Batam, 17D) maka ketik SMS: API 17D, lalu kirim ke 99386. Biaya per SMS hanya Rp2.000.

“Kode nominator untuk wakil Kepri di API sudah cukup jelas. Cara pengiriman mudah. Tinggal ketik SMS dengan menulis API spasi kode nominasi dan kirim ke nomor yang sudah ditentukan. Silahkan kirim sebanyak mungkin. Sebab, vote dari masyarakat sangat berarti bagi pariwisata Kepri. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi,” terang Buralimar.

Masuknya tujuh nominasi Kepri di API 2018 mendapat acungan jempol dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Namun, seberapa besar peluang nominator itu juara berada di tangan masyarakat.

“Kepri ini memiliki destinasi dan potensi pariwisata yang luar biasa. Hal ini harus dilegitimasi. Masyarakat kini memiliki kesempatan untuk mematenkan status terbaik bagi pariwisata Kepri,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.