Tiba di KPK, Hakim Merry Purba: Saya Belum Tahu Apa-apa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Setelah KPK memboyong sebanyak empat orang hasil dari operasi tangkap tangan (OTT) Hakim PN Medan pada Rabu (29/8) dini hari, lembaga antirasuah kembali mendatangkan satu orang pihak yang terjaring dari OTT di Medan tersebut. Dia adalah Merry Purba, salah satu majelis hakim sidang perkara dugaan korupsi yang melilit terdakwa Tamin Sukardi.

Saat hendak masuk ke lobby gedung yang digawangi Agus cs ini, Merry Purba memilih irit bicara ketika ditanyai peristiwa penangkapan yang dilakukan tim satgas penindakan lembaga antikorupsi.

"Saya belum tahu apa-apa," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (29/8).

Saat disinggung perihal penangkapannya apa berkaitan dengan perkara yang sudah dia tangani dengan terdakwa Tamin Sukardi, Merry enggan menjelaskan lebih detail. Dia memilih berlalu begitu saja menuju lobby KPK.

"Sementara belum. Belum," imbuh Merry.

Sebelum Merry Purba tiba, Tamin Sukardi yang juga terjaring operasi senyap KPK sudah lebih dahulu tiba di markas antirasuah sekitar pukul 00.05 WIB dini hari. Tak lama berselang, Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan bersama dua orang lainnya yakni Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo dan Hakim Sontan Merauke juga sudah tiba.

Diketahui, Tamin ialah seorang terdakwa yang baru saja divonis dan dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Dia telah menjual tanah yang belum dihapus dari aset negara dengan nilai lebih dari Rp 132 miliar. Atas kasus yang melilitnya, dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...