Viral! Kelakuan Barbar Oknum Banser Samakan Islam dengan Najis, NU Tangerang Ajak Duel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, – Penolakan terhadap deklarasi #2019gantipresiden di Surabaya pada Minggu (26/8) kemarin, nyaris ricuh. Segelintir orang menolak dengan tegas diselenggarakan aksi #2019gantipresiden di Kota Pahlawan itu. Alasannya, aksi itu dinilai sebagai upaya makar. Dari beberapa pihak yang menolak, diantaranya terdapat sejumlah massa dengan mengenakan seragam Barisan Ansor Serbaguna (banser) Nahdlatul Ulama (NU).

Ironisnya, dari sebuah video yang beredar di jagat maya, salah seorang pria yang memakai seragam Banser, berteriak dengan mengeluarkan kata-kata kotor terhadap Islam.

Video itu, tersebar luas di jagat maya melalui chanel Youtube maupun sosial media Facebook. Ia meneriakan Front Pembela Islam (FPI), namun teriakan yang dilontarkan malah menyebut Islam yang disamakan dengan najis.

Berbagai kecaman dilontarkan terhadap Banser atas perkataan pria yang disebut-sebut bernama Farid itu. Salah seorang ustad yang mengaku dari kalangan NU pun ikut angkat suara. Melalui chanel Youtube, Pria yang bernama Bukhari Alarabih ini, bahkan mengajak oknum Banser itu untuk berduel satu lawan satu.

“Saya Bukhari Alarabih, saya menunggu respon antum, apakah antum siap berduel dengan ana?, sebagai perwakilan, saya bukan orang FPI demi Allah, saya tidak pernah masuk di FPI, dan saya tidak pernah, tapi saya orang yang nggak senang dengan sikap barbar seperti itu. Ana tunggu jawaban si Farid dari Surabaya,” katanya melalui video yang berjudul “Anggota BANSER Bilang Islam ? dan Tantang FPI,Akhirnya Ditantang Balik.”

Bukhari Alarabih mengaku, bukan membela FPI, karena dia tidak termasuk dalam ormas yang dipimpin Habib Rizieq Shihab itu, namun sikap arogan Farid dinilai memalukan kalangan NU.

“Memalukan dan memilikuan apa-apa yang dilontarkan oleh seoarng banser di Surabaya. eh, Farid kita sama sama orang NU, sampai detik ini saya tidak masuk ormas, selain NU, karean saya lahir dan didika dari NU,” tukasnya.

“Dan antum teriak-teriak FPI kaya orang kesurupan, FPI ngga ada disitu, FPI adanya di Lombok, dia lagi bantu saudara kita yang dapat musibah, sambungnya.

Ia menambahkan, perkataan Farid telah mencoreng nama NU, telah membuat malu para ulama NU.

“Saya marah, karena antum, Farid sudah teriak Islam (maaf) tai, Banser model apa yang model begini, apa ini yang diajarkan ulama-ulama sesepuh NU? nauzubillah himinzalik,” ungkapnya.

Bukhari Alarabih sendiri, mengaku warga Tangerang, dirinya pun bersedia untuk menyediakan tiket pesawat Tangerang-Surabaya untuk duel dengan Farid.

“Saya ini orang Tangerang, apakah antum mau duel dengan saya? saya akan jabatin antum, ataukah antum mau minta maaf, bahwa Islam itu tidak tai, Islam itu wangi, Islam itu rahmatanlilalamin,” ujar Bukhari. (da).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment