Waduh,,,, Kas Pemkab Enrekang Minus Sampai Rp100 Miliar, Ini Dampaknya….

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Keuangan Pemda Enrekang dalam masalah. Anggaran yang tersedia tidak mampu membiayai program yang telah direncanakan pada APBD Pokok tahun ini.

Hal itu dikarenakan terjadi defisit anggaran Rp100 miliar lebih. Program belanja langsung yang dianggap belum prioritas ditangguhkan. Belanja operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dievaluasi. Anggaran dialihkan menutupi minus Rp100 M itu.

Kepala Bappeda yang saat ini sebagai Plt Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Baba mengatakan, pemda telah melakukan evaluasi. “Untuk kegiatan yang tidak mendesak dipending ke tahun 2019, jadi awal tahun langsung bisa realisasikan,” ujarnya.

Langkah-langkah yang dilakukan Pemda, lanjutnya, adalah rasionalisasi di perubahan. Rasionalisasi di belanja langsung minimal Rp25 miliar.

Untuk belanja langsung di antaranya di Dinas PU, pengadaan mobil tronton, truk, dan pengadaan alat berat, juga ada beberapa infrastruktur. Sementara untuk fisik lainnya ada pembangunan gedung perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Selain itu, juga pada belanja oprasional OPD yang dikurangi. “Defisit tahun ini memang sangat besar dibanding tahun sebelumnya,” kata dia.

Data BPKA Enrekang, hingga triwulan kedua, serapan anggaran hanya Rp403 miliar atau 37,51 persen. Sementara PAD hanya berkisar Rp500 miliar. (sal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...