Rupiah Makin Terpuruk, Ketum Hanura Bilang Itu Hal Biasa

Jumat, 31 Agustus 2018 14:38

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin terpuruk. Berdasarkan kurs transaksi Ban Indonesia (BI), 1 dolar AS setara dengan Rp 14,785.00. Posisi ini meningkat beberapa poin dari nilai tukar pada 30 Agustus 2018 kemarin.Terpuruknya nilai tukar rupiah saat ini tak menjadi masalah buat Ketua DPD-RI Oesman Sapta Odang (OSO). Menurut OSO, kondisi ini adalah hal yang biasa karena situasi sekarang adalah circle economy, atau sirklus ekonomi. Bahkan, kondisi seperti ini tak hanya terjadi di Indonesia tetapi di negara lain juga mengalami hal yang sama.”Itu biasa, karena situasinya sekarang adalah circle economy, atau sirklus ekonomi. Perputaran denyut jantung menjelang akhir tahun itu adalah tanda-tanda jaman, bukan hanya Indonesia, ini dampaknya ke seluruh dunia,” kata OSO kepada awak media, Jumat (31/8).Dikatakan OSO, dirinya bakalan kaget jika kondisi semacam ini hanya terjadi di Indonesia, tetapi negara-negara lain juga mengalami hal yang sama. Olehnya itu, OSO menyarankan agar masyarakat Indonesia tak perlu ribut, bahkan terlihat kebakaran jenggot dengan melemahnya rupiah.

Bagikan berita ini:
7
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar