Diduga Korupsi Dana Desa, Plt Kades Diringkus

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, PANGKEP -- Tim Satuan Resort Kriminal Polres Pangkep, berhasil mengamankan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran desa di Desa Mattiro Bone tahun 2016, Abdul Rahman. Penangkapan ini sekaligus kado terakhir IPTU Deni Eko Prasetyo, sebelum mengakhiri mass tugadnya sebagau Kasat Reskrim. Abdul Rahman selaku pelaksana tugas Kepala Desa (Kades) saat itu tahun 2016, diduga menyebabkan kerugian negara ratusan juta rupiah. Saat dikonfirmasi, Iptu Deni Eko Prasetyo, membenarkan penangkapan terhadap tersangka disebuah rumah kontrakan di Jalan Pandang Raya, Kota Makassar dini hari tadi, Sabtu 1 September. Ia ditangkap setelah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksa sebagai tersangka. “Kami sudah kirim surat panggilan tapi dia tidak datang, ternyata dia sembunyi di Makassar. Setelah kita melacak ponselnya, datangi rumahnya di Makassar dan akhirnya kita tangkap,”ungkapnya. Rahman ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan beberapa kasus kegiatan fiktif yang menggunakan anggaran desa diantaranya, pembangunan jalan desa, pengadaan bibit lobster, kekurangan pembayaran pembelian perahu fiber. Kegiatan tersebut menggunakan anggaran desa tahun 2016 saat masih menjabat. Dari Perhitungan Kerugian Negara (PKN) total kerugian negara sebesar Rp265 juta. Saat ini, Rahman juga akan menjalani proses penahanan serta menjalani proses pemberkasan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sebagai tersangka. Penyidik tipikor berjanji berkas kasus akan selesai dalam waktu dekat dan segera akan dilimpahkan ke Kejari Pangkep.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan