Jalan Sehat Neno Warisman di Solo, GP Ansor: Kami Sepakat Tidak Setuju

FAJAR.CO.ID, SEMARANG - Acara 'Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo' yang rencananya digelar di Kota Solo, Minggu (9/9) besok kembali menuai penolakan. Kali ini, pertentangan datang dari Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah yang menuding kegiatan itu sarat kepentingan politik.

Ketua GP Ansor Jateng, Solahudin Aly, meminta jajaran kepolisian untuk tak mengabulkan izin terkait acara yang diketahui juga dihadiri oleh aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan Ahmad Dhani tersebut. Pasalnya, ia menilai maksud dan tujuan kegiatan itu yang masih tidak jelas.

"Agendanya apa? Kalau itu terkait pemilu sudah ada jadwalnya. Harusnya sesuai jadwal yang ada. Kalau pihak penegak hukum harusnya tegas menindak itu," kata pria yang kerab disapa Gus Solah itu, Senin (3/9).

Menurutnya, jajaran kepolisian tak perlu bimbang untuk tak mengabulkan izin kegiatan tersebut. Apalagi jika acara jalan sehat itu terbukti berkaitan deklarasi dukung mendukung dalam Pilpres 2019 besok.

Alasannya, saat ini sudah jelas siapa-siapa saja yang akan bertarung pada Pilpres 2019 besok. "Mereka (kepolisian) tahu persis situasi, segeralah mengambil tindakan yang diperlukan," sambungnya.

Sementara diketahui, pada selebaran acara 'Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo' tersebar melalui sosial media itu, tertera nama-nama tokoh yang akan hadir selain Neno Warisman dan Ahmad Dhani. Seperti Ustad Tengku Zulkarnain, Ustad Abu Jibril, Sang Alang dan sebagainya. Adapun tulisan tuntutan pada selebaran itu, macam berkaitan dengan penurunan harga sembako, BBM dan tarif listrik.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...