Tabung Elpiji 3 Kg Langka, Pertamina Tambah 30.800 Tabung di Sulselbar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Merespon peningkatan konsumsi elpiji 3 Kg dan memastikan masyarakat miskin mendapat elpiji sesuai HET, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII kembali menambah pasokan elpiji 3 Kg sebanyak 30.800 tabung di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo mengatakan penambahan tetap dilakukan meskipun hingga bulan Agustus lalu, penyaluran elpiji 3 Kg di 9 kabupaten telah melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah. Contohnya di Kabupaten Wajo yang telah mencapai 182.433 tabung melebihi kuota.

Padahal berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Wajo, penduduk miskin di Wajo berkisar 31 ribu jiwa. Maka, jika dihitung secara kasar perbandingan antara masyarakat miskin dan alokasi elpiji, dalam 1 bulan per penduduk miskin Wajo seharusnya bisa memperoleh hingga 10 tabung elpiji 3 Kg.

Namun kenyataannya masih banyak terdapat penyalahgunaan elpiji 3 Kg yang tidak tepat sasaran. Misalnya di Kabupaten Gowa, ditemukan elpiji digunakan untuk bahan bakar pompa air persawahan.

“Jika peruntukkan elpiji 3 Kg tepat sasaran maka semestinya alokasi yang diberikan mencukupi,”jelas Roby, Senin (3/9/2018).

Penambahan alokasi elpiji 3 Kg di 9 kabupaten, disalurkan melalui mekanisme operasi pasar yang tersebar di Kabupaten Wajo, Parepare, Luwu, Luwu Timur, Mamuju, Gowa, Sinjai, Barru dan Polewali Mandar. Operasi pasar di kesembilan lokasi tersebut digelar secara bertahap mulai tanggal 28 Agustus 2018 hingga 3 September 2018.

Pasokan 30.800 tabung elpiji 3 Kg ini disalurkan ke Kabupaten Wajo 11.200 tabung, Parepare 2.240 tabung, Luwu 2.240 tabung, Luwu Timur 1.120 tabung, Mamuju 1.680 tabung, Gowa 1.680 tabung, Sinjai 3.360 tabung, Barru 5.040 tabung dan kabupaten Polewali Mandar 2.240 tabung. (gsa)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment