Gelapkan Dana Warga, Oknum Lurah Resmi Jadi Tersangka

FAJAR.CO.ID, LUWU -- Lantaran diduga menggelapkan dana milik warganya, oknum lurah di Kabupaten Luwu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan itu dilakukan usai Penyidik Polres Luwu memeriksa oknum Lurah Larompong Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu Muhammad Hasan Nawawi (MHN), belum lama ini.

Modus yang dijalankan tersangka dengan meminta sejumlah uang kepada warganya untuk biaya pengurusan sertifikat nelayan.

Kasat Reskirim Polres Luwu AKP Faisal Syam melalui Kanit Tipidkor Polres Luwu Aiptu Haerul, Senin (3/9) menjelaskan kasus ini awalnya ditangani unit Tipikor Polres Luwu atas laporan warga.

” Awalnya ditangani Tipikor tapi setelah gelar perkara oleh tim Saber Pungli dinyatakan tidak memenuhi unsur korupsi. Lebih pada penggelapan dana warga sekaligus penipuan,” ujarnya.

Ditambahkan Haerul masuknya kategori penggelapan karena dana yang diserahkan warga untuk pengurusan biaya sertifikat tidak sepenuhnya digunakan. Sisa dana warga justru digunakan untuk kepentingan lain dan tidak dikembalikan.

“Ini penipuan, tersangka menjanjikan sertifikat ke warga tapi hingga saat ini tidak ada,” ujarnya.

Dana warga yang digelapkan oknum Lurah sebesar Rp 5,2 juta dari total uang warga yang diterimanya sebesar Rp31 juta dari 36 orang warganya.

Sementara Kejaksaan Negeri Luwu menyatakan kasus yang melibatan Lurah Larompong sudah masuk tahap satu dan dinyatakan lengkap berkasnya.

“Berkasnya sudah lengkap (P21). Kami segera bersurat ke penyidik,” ujar Kasi Pidum Kejari Luwu, Lewi R Pasola, SH, MH, Senin (3/9) .

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...