X
    Categories: Kesehatan

Simak 4 Solusi Agar Penyakit Batuk Pilek Cepat Sembuh

FAJAR.CO.ID – Meski seringkali dianggap ringan, penyakit flu yaitu batuk pilek tetap saja mengganggu aktivitas. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus flu umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1 minggu. Namun rentang waktu itu dirasa cukup lama bagi siapa saja yang memiliki segudang aktivitas yang dinamis.

Dalam keterangan Hello Sehat, Senin (3/9), ada tips untuk mengatasi batuk pilek hilang dengan cepat. Terutama dalam kondisi cuaca yang tidak stabil saat ini.

Pilek adalah infeksi ringan pada hidung, saluran sinus, tenggorokan, dan saluran pernapasan bagian atas akibat serangan virus. Seseorang yang sakit pilek biasanya juga mengalami batuk, pernapasan tidak lancar, dan suara serak. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk pilek, di antaranya,

 

  1. Banyak Minum Air

Batuk dan pilek menyebabkan postnasal drip, yaitu kondisi yang terjadi ketika lendir (ingus) yang berlebihan menumpuk pada bagian belakang tenggorokan. Memastikan diri terhidrasi dengan baik akan membantu menipiskan lendir akibat postnasal drip. Selain itu, banyak minum juga akan membantu menjaga selaput lendir tetap lembap. Beberapa bukti klinis mengatakan bahwa minum teh hangat dengan madu juga bisa menenangkan tenggorokan.

 

  1. Mengisap Permen Pelega Tenggorokan

Permen pelega tenggorokan ini mengandung menthol sehingga bisa membantu meredakan hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, serta mengurangi refleks batuk.

 

  1. Berendam Air Hangat

Mandi air hangat tidak hanya membantu mengurangi batuk dan pilek, tapi juga alergi. Bagi beberapa orang penggunaan humidifer alias mesin pelembap udara juga bisa membantu meringankan gejala batuk dan pilek. Pasalnya alat ini bisa melembapkan ruangan saat udara kering.

 

  1. Minum Obat Batuk

Ketika semua cara di atas tidak membantu, Anda bisa beralih ke obat batuk yang banyak dijual bebas di toko obat. Pilihlah obat yang mengandung dekongestan. Dekongestan membantu meredakan hidung tersumbat dengan mengecilkan jaringan hidung yang bengkak serta mengurangi produksi lendir. Obat dekongestan hadir dalam sediaan pil, sirup, serta semprotan hidung. (ika/JPC)

Sonny Wakhyono :