Dolar Mendekati Rp 15.000, Demokrat: Harga Makin Melonjak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku prihatin dengan kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah. Rupiah terpuruk mendekati Rp 15.000 per satu dilar AS.

Menurut Syarief Hasan, jika kondisi ini terus belanjut ke depan, maka bangsa Indonesia akan mengalami krisis parah terhadap ekonomi. “Sangat prihatin, dan kalau ini berkelanjutan akan terjadi lagi krisis yang parah terhadap ekonomi kita,” kata Syarief Hasan kepada wartawan, Rabu (5/9).

Dikatakan Anggota Komisi I DPR-RI itu, terpuruknya nilai tukar rupiah itu akan berpwngaruh besar pada daya beli rakyat dan inflasi semakin tinggi. “Kalau itu terjadi dapat dipastikan daya beli rakyat semakin tergerus, inflasi semakin tinggi dan harga-harga semakin melonjak,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, rakyat diminta untuk menjual uang dolar agar nilai tukar rupiah bisa terkendalikan. “Saya gak punya dolar,” ujarnya.

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat per, Rabu 5 September 2018 berada pada angka Rp 14,914.00 per satu dolar Amerima Serikat berdasarkan data Bank Indonesia (BI). (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar