Gelapkan Dana Proyek, Bidan Cantik Resmi Masuk Bui

FAJAR.CO.ID LUTIM — Seorang bidan di Kabupaten Luwu Timur, terseret kasus dugaan penggelapan dana proyek serta dugaan pemalusan dokumen pencairan dana proyek senilai ratusan juta rupiah.

Nasmasriati, bidan cantik asal kecamatan Mangkutana, Luwu Timur ini pun ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur setelah dilakukan gelar perkara, Selasa (4/9/2018).

Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Luwu Timur, Iptu Akbar A Malloroang yang dikonfirmasi awak media, Rabu (5/9/2018) membenarkan. “Benar, hasil gelar statusnya ditingkatkan menjadi tersangka,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, kata Akbar, kuat dugaan tersangka Nasmasriati melakukan perbuatan melawan hukum dengan mengambil hal orang lain.

“Gelar perkara dilakukan berdasarkan LP / 70 / III / 2018 / SPKT, Tanggal 38 maret 2018. Hasilnya, tersangka kami jerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” ungkap perwira dua balok ini.

Sebelumnya, korban, Anwar telah melaporkan bidan Nasmasriati ke Polres Luwu Timur terkait dugaan penggelapan uang proyek dan dugaan dokumen palsu untuk mencairkan uang di Bank Sulselbar Cabang Malili.

Sementara itu, Bidan Nasmasriati yang dikonfirmasi, Rabu (5/9) mengaku belum mengetahu dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Namun begitu, dirinya membantah telah menggelapkan uang proyek dan melakukan pemalusan dokumen.

“Saya juga bingung mau tersangka bagimana, tidak ada yang dipalsukan. Tidak ada penggelapan ada bukti transfer,” ungkapnya.

Saat ini, Bidan Nasmasriati belum memikirkan langkah-langkah hukum yang akan dilakukannya. (Alpian/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani

Comment

Loading...