Anggota Batalyon Zipur 8 Amankan Paket Diduga Bom di Hotel Claro Makassar

Kamis, 6 September 2018 - 11:34 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Batalyon Zeni Tempur (Zipur) 8 Kodam XIV/Hasanuddin, Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) terlihat mengamankan paket yang diduga bahan peledak atau bom di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kamis (6/9/18).

Para warga pengendara yang melintas di depan hotel Claro tampak heran hingga menyebabkan kemacetan. Belakangan diketahui, para anggota Batalyon Zipur 8 ini melakukan simulasi pengamanan VVIP dalam hal ini Presiden RI.

Simulasi pengamanan itu terkait ancaman berupa bahan peledak atau bom diletakkan atau di taruh oleh orang tidak dikenal. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), para anggota Batalyon Zipur 8 yang mempunyai kemampuan penjinakan bahan peledak (Jihandak) melakukan prosedur pendeteksian dan sebagainya.

“Setelah dideteksi dengan menggunakan alat kami, dan dipastikan ternyata ada penyala timer,”kata Sersan Dua Rusmin Yunus Aesong disela simulasi pengamanan VVIP.

Ia menjelaskan, simulasi pengamanan kali ini menyiapkan alat berupa Diskrapter. Dimana memiliki fungsi untuk menembakkan paket supaya sistem penyala di dalam paket yang diduga bom itu terputus, dengan demikian tidak berfungsi lagi.

“Khusus untuk mengamankan bahan peledak ini kami turunkan satu tim sebanyak 10 orang Jihandak. Dan yang terlibat dalam pengamanan VVIP ini adalah seluruh element instansi pemerintah maupun aparat,”jelasnya. (sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.