Tiga Dewan Diperiksa, Mabes Polri Segera Tetapkan Tersangka Fee 30 Persen Makassar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dalam waktu dekat Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, akan gelar perkara dan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi fee 30% anggaran dana sosialisasi penyuluhan lingkup kecamatan se Kota Makassar.

Gelar penetapan tersangka dilakukan, setelah penyidik Dittipikor Bareskrim Polri melakukan periksaan kepada sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.

Direktur Tipikor Bareskrim Polri Kombes Erwanto Kurniadi menjelaskan, pihak Bareskrim segera merampungkan hasil pemeriksaan saksi dalam kasus tersebut.

Dimana ketiga saksi diantaranya merupakan legislator sekaligus anggota badan anggaran DPRD Kota Makassar, diperiksa langsung di Jakarta, Bareskrim Polri.

Menurut Erwanto, inisial tiga saksi yang dihadirkan di Mabes Polri itu yakni RP, JP, dan Sup. Sementara untuk Wali Kota Makassar tidak dipanggil ke Jakarta, melainkan hanya dimintai keterangan di Makassar.

“Hanya tiga mas yang diperiksa di Dittipikor. Masing-masing RP, JP dan Sup di Jakarta,” jelasnya.

Setelah merampungkan pemeriksaan saksi-saksi, lanjut Erwanto, penyidik segera menetapkan tersangka.

“Masih proses sidik, tidak beberapa lama akan gelar perkara untuk penetapan tersangka, mohon bersabar,” terangnya.

Untuk diketahui, anggota badan anggaran DPRD Kota Makassar diantaranya; Koordinator Banggar Adi Rasyid Ali; anggota Rahman Pina; Supratman; Jufri Pabe; Fasruddin Rusli; Hamzah Hamid; Hasanuddin Leo; Haslindah Wahab; Wahab Tahir; Abdi Asmara dan Said.(ade/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...