Melindas Warga Hinga Tewas, 9 Truk Material Bangunan Diamuk Massa – FAJAR –
Jabodetabek

Melindas Warga Hinga Tewas, 9 Truk Material Bangunan Diamuk Massa

Truk korban amukan warga Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat diamankan di Mapolsek Kalideres, Selasa (11/9). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sedikitnya sembilan truk bermuatan material bangunan diamuk massa setelah salah satu truk bernopol B 9440 TYU melindas seorang warga, Abdullah, 18, hingga tewas di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (11/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Seorang sopir truk pun menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas kejadian itu.

Informasi yang dihimpun, aksi amuk massa kepada sejumlah sopir truk adalah puncak kemarahannya setelah aktivitas truk pengangkut material bangunan tersebut merenggut korban jiwa.

Warga sekitar mengaku geram lantaran aktivitas angkutan material bangunan itu kerap menimbulkan kecelakaan saat melintas di Jalan Kamal menuju Tegal Alur.

Amukan massa tak terbendung. Warga mengambil melempari bagian depan kaca truk di lokasi kejadian. Kekesalan warga bertambah saat truk-truk lain melintas di jalan tak jauh dari lokasi kejadian.

Warga setempat, Edi, 31, mengaku para sopir truk tetap keras kepala setelah diberi imbauan oleh warga sekitar untuk tidak melintas jalan tersebut di siang hari.

“Jelas warga mengamuk. Karena sudah diberi peringatan jangan melintas di siang hari karena banyak warga aktivitas,” tandasnya.

Kanitlantas Kalideres Jakarta Barat, Ipda H. Ediyono mengatakan, 9 truk yang diamuk warga 4 di antaranya sudah diamankan di Satwil Jakbar dan sisanya di Makopolsek Kalideres. Sementara korban meninggal dunia sudah dilarikan ke RSUD Tanggerang.

Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng mengatakan, saat ini dirinya masih menangani kasus tersebut. Sejumlah sopir dan mobil truk yang diamuk massa kini diamankan di Makopolsek Kalideres Jakarta Barat.

“(Kasusnya) masih ditangani. Truk-truk dievakuasi dan diamankan. Beberapa sopir masih dalam pemeriksaan,” ujarnya. (wiw/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!