Pemkab Luwu Rekrut 250 Formasi CPNS – FAJAR –
Sulsel

Pemkab Luwu Rekrut 250 Formasi CPNS

FAJAR.CO.ID, LUWU – Pemerintah dipastikan akan merekrut ratusan ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Pemerintah Kabupaten Luwu sendiri mendapat jatah perektrutan CPNS sebanyak 250 orang/formasi CPNS dari 312 total formasi yang diusulkan beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Drs H Sulaiman, MM, kepada harian Palopo Pos (Fajar Grup), Selasa (11/9) mengungkapkan, sebanyak 250 orang/formasi akan direkrut Pemkab Luwu untuk penerimaan  CPNS untuk tahun 2018 ini

“Menindaklanjuti surat Menteri PAN-RB Nomor B/231/M SM.01.00/2017 beberapa waktu lalu kita memang mengusulkan sebanyak 312 formasi. Tetapi yang diakomodir pemerintah pusat berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 465 Tahun 2018, tentang kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Kabupaten Luwu tahun 2018, hanya sebanyak 250 formasi/orang,” ungkap Sulaiman.

Dari 250 formasi untuk Kabupaten Luwu tersebut, lanjut Sulaiman terdiri dari dua kelompok penerimaan, yaitu penerimaan CPNS untuk honorer kategori dua (K2) sebanyak 141 formasi/orang dan kelompok formasi umum sebanyak 109 orang/formasi.

“Rincian tenaga honorer K2 yang akan direkrut sebanyak 141 orang yaitu, untuk tenaga guru sebanyak 117 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 24 orang. Sedangkan untuk kelompok Formasi Umum sebanyak 109 orang/formasi, rinciannya tenaga guru sebanyak 29 orang, tenaga kesehatan sebanyak 50 orang dantenaga teknis sebanyak 30 orang,” kata Sulaiman.

Sulaiman mengatakan, pendaftaran penerimaan 250 orang/formasi CPNS ini dilakukan secara serentak se-Indonesia yang akan dibuka 19 September mendatang, dengan proses pendaftaran secara online yang relatif singkat melalui portal sscn.bkn.go.id

“Penerimaan CPNS ini juga mengakomodir tamatan sarjana dengan lulusan terbaik (cumlaude) sebesar 5 %  (lima persen), serta kelompok disabilitas penyandang cacat sebesar 1 % (satu persen). Pendaftaran dimulai 19 September, kemudian dilakukan verifikasi selama tiga minggu, dilanjutkan pengumuman SKD tanggal 16 Oktober, pelaksanaan tes CAT SKD dan SKB tanggal 20 Oktober dan pengumuman tanggal 30 November 2018,” kata Sulaiman.

Sulaiman menambahkan, khusus untuk kelompok penerimaan honorer K2, dipersyaratkan untuk tenaga guru minimal berijazah S1 sebelum bulan November 2013, Sementara tenaga kesehatan minimal harus berijazah D3 kesehatan dengan usia maksimal 35 tahun pertanggal 1 Agustus 2018. (and/palopopos)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!