Pemkab Pangkep Dapat Kuota 471 CPNS, 70 untuk Honorer K2 – FAJAR –
Sulsel

Pemkab Pangkep Dapat Kuota 471 CPNS, 70 untuk Honorer K2

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN PANGKEP,

FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Perhatian khusus diberikan pada Tenaga Honorer Kategori II (K2) yaitu bagi tenaga guru dan tenaga kesehatan pada pendaftaran CPNS 2018.

Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) tercatat ada sekitar 70 formasi khusus yang disiapkan bagi tenaga honorer K2, dari total 471 kuota penerimaan CPNS 2018.

Bupati Kabupaten Pangkep, H Syamsuddin A Hamid SE mengungkapkan, dari 471 kuota yang diterima pemerintah daerah, sekitar 70 kuota dipersiapkan khusus bagi tenaga honorer K2.

” Awal pengusulan pemerintah daerah ke pusat sebanyak 700, tapi yang direalisasikan sebanyak 471,” ungkapnya, Selasa 11 September, sore tadi.

Ia mengakui, dari kuota sebesar 471 tersebut paling besar peruntukannya bagi tenaga pendidik dan kesehatan, baik formasi khusus maupun umum. Untuk tenaga teknis, kuotanya hanya sekitar tiga puluhan. “Untuk penempatan pada penerimaan CPNS 2018, kita siapkan khusus bagi wilayah kepulauan,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Bupati Pangkep, H Syahban Sammana SH mengungkapkan, dalam penerimaan ini diharapkannya agar masyarakat tidak mudah untuk percaya dengan oknum yang tidak bertanggung jawab. Terutama oknum yang memanfaatkan hajatan ini untuk mencari keuntungan pribadi.

“Jangan percaya calo, yang penting bersyarat dan perhatikan persyaratan sebelum mendaftar,” ujarnya.

Modus yang kerap terjadi dengan mencari mangsa, menjamin korban lulus CPNS. Aksi seperti ini terjadi, hampir setiap penerimaan CPNS, selalu ada saja masyarakat jadi korban. Olehnya itu, kata Syahban, jangan sampai terjadi pelamar lowongan CPNS untuk percaya calo yang menjamin kelulusan.

”Pelaksanaan ujian sudah menggunakan sistem CAT, alias ujian dengan sistem komputer. Jadi semuanya berdasarkan kemampuan dan kompetensi,” katanya.

Sedangkan untuk tenaga honorer K2, kalau bersyarat bisa mencoba keberuntungan. Berdasarkan aturan KemenPANRB No 36/2018, yaitu honore K2 terdaftar dalam database BKN, minimal S1 bagi tenaga pendidik dan D3 bagi tenaga kesehatan, berusia maksimal 35 tahun, dan telah memiliki pengalaman kerja selama 10 tahun. (ade/parepos)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!