Prof Andalan: Kalau Mau Bicara Whatsapp Aja, Gak Usah Formal

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah, kembali menunjukkan kesederhanaan sebagai pemimpin untuk menjadi panutan bagi setiap pemimpin didaerah kabupaten/kota.

Meski posisinya sebagai orang nomor satu di Sulsel, Prof Nurdin Abdullah tampaknya tidak akan memiliki perubahan pasca memimpin Kabupaten Bantaeng selama dua periode.

Sebagai pemegang amanat rakyat Prof Andalan masih tetap dengan gaya classic nan wibawanya, dengan cara melayani rakyat termasuk bupati dan walikota se-Sulsel secara langsung.

“Sekarang Pak Bupati Maros sudah ada yang akan melayani. Saya adalah pelayan bupati dan walikota di Sulsel,” tegas Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya di acar pelepasan Kirap, Majelis Taklim, di Lapangan Palantika, Maro, Selasa (11/9/2018).

Menurut, Prof Nurdin Abdullah dibawah kepemimpinan hubungan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kota dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) harus di perkuat.

Sebab Pemprov merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dan harus membangun komunikasi yang kuat dengan Pemkab dan Pemerintah Kota (Pemkot).

“Kita harus perkuat hubungan antara Pemprov dengan Pemkot. Karena Pemprov adalah pelayan pemerintah pusat,” tambahnya.

Apalagi, lanjutnya, ketika pemerintah kabupaten kota membutuhkan apa saja komunikasikan dengan Pemprov Sulsel. “Jangan segan-segan komunikasi langsung dengan saya. Tidak usah formal. WA saja,” katanya.

Bupati dan walikota bisa langsung SMS, WhatsApp. “Tidak perlu komunikasi secara formal,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut hadir juga Bupati Kabupaten Maros M Hatta Rahman, Ketua DPRD Maros Chaidir Syam dan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Maros Suraida Hatta. (ade/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment