X
    Categories: Daerah

Tenteng Sajam, Puluhan Warga Sisir Daerah Seturan Sleman

FAJAR.CO.ID, SLEMAN – Puluhan warga asal Papua turun ke jalan. Mereka menenteng senjata tajam (sajam) sambil mengitari daerah Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (12/9) siang.

Aksi itu sebagai buntut gesekan antara warga Papua dengan orang di sebuah kafe pada dini hari.

Puluhan orang tersebut berjalan memenuhi jalan raya sambil berteriak-teriak. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat aksi itu. “Ini sebenarnya buntut dari peristiwa tadi malam (Rabu dini hari). Antara saudara kami dari Papua dengan Ambon. Kami coba mediasi bagaimana supaya diredam emosinya,” kata Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim di lokasi kejadian.

Setelah berjalan sambil menenteng sajam, kedua belah pihak yang dituakan coba dipertemukannya. Kemudian dinegosiasikan jangan sampai ada dampak buruk yang ditimbulkan. “Mereka ngomong mau jalan. Kami izinkan asalkan jangan sampai merusak. Jadi kami kawal saja, bukan penjagaan. Kan bukan tahanan,” ucap Firman.

Sebanyak 300 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal aksi warga Papua. Pengamanan turut dibackup prajurit TNI sebanyak 1 tim SST. “Kami kan juga bertugas untuk pengamanan. Di sini, kami backup polres saja,” ucap Komandan Kodim 0732 Sleman Letkol Inf. Diantoro.

Dari informasi yang dihimpun, keributan terjadi di sebuah kafe daerah Seturan pada Rabu (12/9) dini hari pukul 2.30 WIB. Terjadi gesekan yang menyebabkan pengunjung dari warga Papua dan Ambon saling berkelahi.

Setidaknya ada 2 warga asal Papua yang mengalami luka akibat senjata tajam. Keduanya pun sampai kini masih dirawat secara intensif di rumah sakit. (dho/JPC)

Sonny Wakhyono :