Gandeng Fakultas Peternakan UGM, Amran Mahmud Ingin Jadikan Wajo Penghasil Daging Sapi Terbesar di Indonesia

Minggu, Maret 24, 2019 - 11:37 am WIB

FAJAR.CO.ID, YOGYAKARTA — Bupati Wajo terpilih Dr. H. Amran Mahmud beserta Istri Hj. Sitti Maryam dan Rombongan berkunjung ke Peternakan Sapi dan Burung Puyu CV. Agromix Lestari Yogyakarta, di Kaliurang, Sinduharjo Ngaglik Sleman, Yogyakarta, Kamis (13/09/2018).

Kedatangan Amran Mahmud bersama rombongan di peternakan milik milik Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Ali Agus itu guna menambah wawasan dibidang peternakan. Pasalnya, peternakan ini sangat relevan diterapkan di Wajo,

Dalam Kunjungan Amran tersebut tampak dalam rombongan  H. Dedy Setiady Sutomo dan Elfrianto, ST. Peternakan tersebut selain penggemukan sapi juga memproduksi pakan ternak. Jenis sapi yang digemukkan di peternakan tersebut adalah Belgia Hulk, Brahman, Simental, Limusin, sapi perah dan sapi lokal.

Menurut Arya penanggung jawab peternakan tersebut bahwa Sapi yang digemukkan disini yang sudah berumur 1 tahun beratnya sekitar 700 kg dan diusia 2 tahun bisa mencapai 1 ton lebih.

H. Dedy mengatakan peternakan sangat relevan diterapkan di Wajo. Jadi sangat mendukung program Bupati terpilih yaitu Pertanian terpadu.

“Kedepan Kecamatan Sabbangparu dan Pammana kita jadian daerah pengembangan pertanian terpadu. Dimana ada peternakan sapi, kambing dan ayam, pertanian dan perkebunan. Dengan program tersebut bisa memperdayakan masyarakat sekitar dan membuka lapangan pekerjaan sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan,”ujar politisi asal Nasdem tersebut.

Sementara Bupati Wajo terpilih, Amran Mahmud mengatakan kunjungan ke Peternakan Prof. Ali Agus sangat membantu pemerintah kedepan untuk merealisasikan Program Pertanian Terpadu. Dengan potensi yang ada program ini akan Kami hadirkan di 14 kecamatan di kabupaten Wajo.

“Kabupaten Wajo akan menjadi kabupaten dengan penghasil ternak yang diperhitungkan di Indonesia, bekerjasama dengan dekan Fakultas Peternakan UGM Wajo akan menjadi penyuplai daging terbesar di Indonesia,”ujarnya.

Program Pertanian Terpadu ini berhasil akan berdampak positif seperti tingkat pemberdayaan masyarakat dibidang peternakan, pertanian, perkebunan akan meningkat, membuka lapangan pekerjaan dan peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *