Kocak! Netizen Usul Farhat Abbas jadi Menteri Penjilat Nasional

Kamis, 13 September 2018 - 20:11 WIB

FAJAR.CO.ID, Jakarta- Farhat Abbas, jadi bahan bully dari followernya di akun Instagram miliknya. gara-garanya, pengacara artis ini, menulis sebuah pernyataan kontroversi, Kata farhat, yang menggunakan tagar #2019gantipresiden akan masuk neraka, semantara #2019tetapJokowi akan masuk surga.

Tidak hanya itu, farhat juga, mengunggah video-video dirinya dengan beberapa warga di sebuah mall, dengan menyebutkan, jika siapa yang pilih Jokowi akan masuk surga. Dalam setiap unggahan itu, Farhat memberikan tagar, #surgawijokowi.

“Yang pakai tagar #2019tetapjokowi masuk surgawi, yang pakai tagar ganti presiden dengan segala bully, menghina, fitnah, & nyinyir masuk Neraka. (Jubir Indonesia),” tulisnya, Kamis (13/9).

 

View this post on Instagram

 

Wahai Para Tukang Nyoyir, hina & Fitnah ! Siap siap Masuk Neraka Kelak

A post shared by Farhatabbastv (@farhatabbastv226) on

Alhasil dari postingan itu, Netizen tak tinggal diam. Unggahan Farhat akhirnya dibanjiri bullyan dari netizen. Farhat dikatakan sebagai penjilat.

“Lemasin aja lidanya biar jilat enak, udah gak laku jadi pengacara sekarang masih pengacara= pengangguran ga ada cara” tulisa salah satu nettter.

“Jilat terus, sapa tahu jadi menteri penjilat nasional,” tulis akun @Ariqtobing.

“Maklum bukan gak lau, memang dari dulu, prestasi ga ada jadi supaya terkenal pakai sensasi sampah kayak gini, Fanatik boleh goblok jangan tong, emang lo tuhan,” kata netter dengan mama akun @syaiboell

Sementara akun @dhenny.akbar  menulis, “situ gak ngaca??? ngaca hat, lu jg tukang nyinyir.. btw kunci sorga lu yang pegang skrg??

Sebelumnya, pada unggahan Rabu (12/9) kemarin, Farhat Ditegur oleh Sekjen PKB Abdul Kadir Karding karena pernyataan ‘pilih Jokowi akan masuk surga.

Kadir Karding menilai, apa yang disampaikan Farhat, bisa membuat elektabilitas Jokowi ambruk.

“Ya saya bilang begini, jangan membuat statment yang bisa ditafsiri orang maupun dipahami orang itu menghina, membuli kelompok lain. Itu tidak baik, Itu bisa merugikan Pak Farhat sendiri, merugikan partai, merugikan paslon,” kata Karding.

Setelah mendapat teguran itu, Farhat Abbas membuat klarifikasi dan minta maaf melalui akun IG-nya.

“Sehubungan dengan beredarnya pantun saya, “pilih Jokowi Masuk Surga pilih mereka masuk neraka, saya ditegur Sekjen PKB Pak Abdul Kadir Karding yth agar tidak menggunakan kalimat-kalimat yang menghina, membully calon presiden. Saya minta maaf dan atas pantun yang membuat sebagian orang gagal paham,” tulis Farhat Abbas melalui akun Instagramnya.

Farhat merupakan salah satu Juru bicara Pasangan Calon Presiden Jokow-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Selain itu, Farhat juga sedang masuk sebagai Calon DPR RI dari Partai PKB Dapil Jabar VI Depok, dan Kota Bekasi. (dal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.