Soal e-KTP yang Tercecer di Semak Belukar, Mendagri Copot Kadis Dukcapil Serang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, Tercecernya 2.910 keping KTP Elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK), di semak belukar di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang menjadi perhatian serius Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo.

Kelalaian atas instruksi Mendagri, berbuntut pencopotan Kepala Dinas Pendidikan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Asep Saepudin Mustafa.

Tjahjo mengatakan, terkadang staf dibawah dan dibawah  menganggap untuk persoalan dokumen kependudukan seperti KTP-el dan KK yang lama ataupun rusak dianggap sebagai barang tidak berguna atau sampah. Dengan anggapan seperti itu, kemudian pihak Dukcapil daerah tidak berhati-hati saat proses pemindahan ke gudang hingga pada akhirnya tercecer dan dianggap sampah.

“Dianggap barang tidak berguna atau rusak kemudian main buang di tempat sampah atau dibawa ke gudang tidak hati-hati, padahal instruksi kepada Dukcapil didaerah sudah diberikan,” kata Tjahjo.

Tjahjo pun menjelaskan kasus yang terjadi di Kabupaten Serang sama dengan yang  terjadi di Bogor beberapa bulan lalu. Akibat kelalaian saat membawa dokumen kependudukan hingga akhirnya terjatuh dari mobil. “Kasus Bogor juga sama. Asal bawa dan jatuh dari mobil karena dianggap sampah. Instruksi harus dipotong atau bakar kadang tidak diindahkan,” ujarnya.

Sama dengan di Bogor, Kemendagri pun akan berikan saksi kepada Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Serang. Tak hanya Kadis Dukcapil, staf juga yang dianggap lalai akan diberikan saksi. Pasalnya, barang-barang tersebut sensitif yang seharusnya sangat berhati-hati.

“Sanksi disiplin kepada atasan dan staf yang membawa seperti kasus Bogor dulu pasti diterapkan. Kasus di Serang potensi Kepala Dinas Dukcapil kita beri sanksi untuk diganti dan non job. Untuk KTP yang ditemukan dijamin adalah KTP rusak tidak dapat digunakan untuk apapun. Saya sebagai Mendagri selalu mengingatkan untuk hati-hati terkait  KTP el walau KTP tersebut katagori sampah atau barang tidak terpakai atau rusak,” tukasnya. (HRM/FIN)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...