Rakyat Saran Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris, OSO: Kita Negara Indonesia Kok

Jumat, 14 September 2018 13:29

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tensi politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mulai terasa. Bahkan, suhu politik Pilpres 2019 terasa sekali di media massa maupun media sosial. Saling serang antara pendukung tak terhindarkan untuk mencari simpati rakyat Indonesia.Kini, publik kembali dihebohkan dengan permintaan rakyat untuk debat antar pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden menggunakan bahasa Inggris. Menanggapi permintaan itu, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menuturkan, debat tak perlu menggunakan bahasa Inggris, karena Indonesia bukanlah negara yang menggunakan bahasa Inggris, tetapi bahasa Indonesia.”Wah debat bahasa Inggris. Orang kita negara Indonesia kok debatnya bahasa Inggris, emang mau pamer bahasa Inggris apa?.Saya kira bukan keliru ya, tapi where are u nationality?. Orang Korea datang ke Indonesia dia bahasa Korea, saya keluar negri pun biar saya bisa bahasa Inggris, saya tetap bahasa Indonesia, saya ga mau bahasa Inggris,” kata OSO kepada awak media di Gedung DPR-RI, Jumat (14/9).Menurut OSO, masyarakat Indonesia harus mencintai bahasanya sendiri. “Bukan ga mau tapi saya tunjukan we are Indonesian. Negara Indonesia, bangsa Indonesia, bahasa Indonesia, ngapain pakai bahasa Inggris di negara kita sendiri,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
7
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar