Tandai Caleg Bekas Koruptor, DPR: Pasang di TPS Seperti Poster Wanted

Selasa, 18 September 2018 19:54

Politikus PKB itu mengingatkan, semua tulisan di dalam kertas suara sudah ada aturannya di UU Pemilu. Isinya, tanda gambar dan nomor partai, nomor calon, dan nama lengkap calon. Begitu pula untuk pilpres, hanya ada nama, nomor urut paslon, foto, dan partai pengusung.Karena itu, penandaan di kertas suara justru jadi kontraproduktif. ”Misalnya, dikasih stabilo, masyarakat yang tidak sampai sosialisasi tentang stabilo justru akan nyoblos itu, karena sudah ada tandanya,” tambahnya.Sementara itu, hingga kemarin sore KPU belum mengambil sikap resmi atas putusan MA yang mengizinkan eks napi koruptor nyaleg. Ketua KPU Arief Budiman sejak awal menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti apa pun putusan MA. Namun, pihaknya tidak bisa bergerak bila putusannya sendiri belum sampai di tangan.”Nanti kalau kami tahu bagaimana perintah detail di dalamnya, baru kami bisa putuskan mau seperti apa,” terang Arief saat ditemui di KPU kemarin.Wacana apa pun boleh saja dimunculkan, mulai menandai surat suara hingga mengumumkan di TPS. Namun, langkah KPU baru bisa diputuskan setelah mempelajari bunyi putusan plus pertimbangan MA dan memplenokannya.

Bagikan berita ini:
3
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar