Oknum ASN Ngamuk dan Pecahkan Kaca Kantor, Kok Bisa?

  • Bagikan
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Lantaran merusak pintu kaca kantornya saat jam kerja dalam keadaan mabuk, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dinas Pendidikan Makassar, Bahri Rahkman (46) diringkus polisi.Alasan dirinya mengamuk karena dibuat kesal oleh pelayanan publik dan dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Dinas Pendidikan Kota Makassar.“Saya jengkel karena pelayanan publik tidak berjalan baik bahkan bobrok. Ada pengurusan di bagian seksi berbelit-belit pengurusannya dan pungli,” ujar Bahri, Rabu (19/9) saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Makassar.Kata Bahri, dugaan kasus Pungli yang terjadi di Dinas Pendidikan diantaranya Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dan jual beli kalender di sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP).“Itukan paket (RKAS) harus ada SK Dinasnya, itu mana?,” ungkapnya.Selain itu kata Bahri, anggaran rehabilitasi gedung Dinas Pendidikan Makassar yang mencapai ratusan miliar tidak ada hasilnya. Bahkan pembangunannya belum terlihat.Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto menyayangkan kejadian adanya ASN mabuk di jam kerja. Meski begitu, dirinya mendorong pihak kepolisian untuk mengusut adanya indikasi pungli di dinas pendidikan kota makassar.“Jadi begini, semabuk-mabuknya orang pasti ada perkataan yang benar, dan itu harus diusut. Tapi mabuk itu tidak dibenarkan orang apalagi mabuk dikantor,” ucapnya.Lanjut Danny, oknum ASN yang mabuk itu harusnya menyampaikan jika ada pungli yang terjadi dengan cara-cara yang baik, bukan dengan cara yang tidak benar.

  • Bagikan