Anwar Ibrahim: Seharusnya Saya yang Dilantik Jadi Perdana Menteri

Jumat, 21 September 2018 - 16:32 WIB

FAJAR.CO.ID – Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim menyebutkan bahwa ia-lah yang seharusnya dilantik sebagai perdana Menteri Malaysia pada bulan Mei lalu. Ia juga mengatakan bahwa saat pelantikan Dr Mahathir Mohamad, ia hanya dapat terbaring di rumah sakit pasca menjalani operasi.

Pada Kamis, (20/09), Anwar diminta oleh salah seorang mahasiswa dari Institut Raffles mengenai apa yang ia rasakan ketika ia menonton upacara pelantikan pada Mei silam. Dalam dialog yang jujur dari pidato Ho Rih Hwa, ia menjawab dengan lantang, mengaku turut merasakan kegembiraan karena era baru dimulai di Malaysia.

“Tetapi di hati kecil saya juga mengatakan bahwa seharusnya sayalah yang berada disitu untuk disumpah,” Katanya sembari melambaikan jarinya.

Di dalam jawaban tersebut, ia berusaha menjawab sejujur dan setenang mungkin. Ia juga megatakan, ia tidak ingin membohongi publik bahwa ia tidak merasakan kekecewaan saat menonton inagurasi Mahathir. Setelah mendengar ucapan Anwar tersebut, sontak tawa para hadirin pecah.

Dilansir dari Channel News Asia pada Jumat (21/09), penampilan Anwar di Institut Raffles merupakan kedatangan keduanya sejak ia dibebaskan dari penjara. Berbagai pertanyaan juga digelontorkan oleh mahasiswa Raffles.

Sejak kasus Anwar yang dipenjara kedua kalinya rupanya menjadi jembatan perdamaian antara Mahathir dan Anwar. Bahkan Mahathir sendiri turut membantu pengawasan pembebasan Anwar, tak hanya itu Mahathir menyetuju penyerahan perdana Menteri ke anak didiknya dalam 2 tahun kedepan.

Anwar mengaku sangat gembira bisa mendapat berbagai kesempatan ke sekolah-sekolah, mendapat berbagai pertanyaan seputar politik.

“Saya telah pergi ke sekolah dan berbicara dengan para mahasiswa yang berusia 18 tahun, mereka kadang-kadang lebih pintar daripada mereka yang berusia 50-an. Tetapi yang lebih penting mereka lebih idealis, lebih berprinsip dan mereka membenci korupsi,” kata anwar. (am1/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.