Ingin Tetap Netral di Pilpres, Din Syamsuddin Mundur Jadi Utusan Khusus Jokowi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Din Syamsuddin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengumumkan pengunduran dirinya dalam ulang tahun KAHMI ke-52 di kompleks parlemen, Jumat (21/9) malam.

“Saya sudah mengajukan ‎pengunduran diri sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban,” ujar Din Syamsuddin.

Din‎ mengaku mengemban jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Jokowi baru ia lakoni setahun terakhir. Namun dia tetap memutuskan mundur dari jabatan yang diberikannya tersebut.

Din mengungkapkan, alasan pengunduran dirinya ini karena Presiden Jokowi sudah resmi sebagai salah satu kontestan di Pilpres 2019 mendatang. Surat pengunduran dirinya pun sudah iya ajukan ‎ke istana.

Din mengaku sampai saat ini belum bertemu dengan Presiden Jokowi. “Be‎liau sebagai presiden tapi juga beliau sebagai capres,” katanya.

Oleh sebab itu, dia ingin netral di Pilpres 2019. Bahkan organisasi kemasyarakatan (ormas) PP Muhammadiyah yang pernah dipimpinnya, sampai saat ini tetap konsisten netral. Tidak mendukung satu pasangan tertentu.

Sebab, menurutnya, PP Muhammadiyah dan dirinya memang harus netral, tidak boleh terlibat dalam politik praktis. “Kita punya khittah tidak terlibat dalan politik kekuasaan. Maka kita harus bersikap netral. Bukan netral tidak memilih,” jelasnya. (gwn/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...