Gempa dan Tsunami, Ratusan Narapidana di Lapas Kelas IIA Palu Hilang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu belum diketahui keberadaannya pasca gempa dan tsunami, Jumat (28/9/2018). Diketahui, akibat gempa tembok penjara ambruk.

Di Lapas Kelas IIA Palu dihuni oleh sekitar 560 warga binaan. Kepala Lapas Kelas IIA Palu Adhi Yan Ricoh mengatakan, pihaknya tidak bisa mencegah warga binaan kabur saat terjadi gempa dan tsunami, karena kondisi saat terjadinya gempa sangat gelap.

Beberapa petugas lapas juga panik dengan kondisi yang ada dan berusaha untuk menyelamatkan diri dari situasi gempa yang disertai tsunami. Hingga saat ini pihak Lapas Kelas IIA Palu beserta kepolisian setempat masih sibuk mengurus korban gempa.

“Jangankan memburu para napi yang melarikan diri, untuk melaporkan kasus ini ke pusat (Kemenkumham) belum dilakukan karena jaringan listrik dan komunikasi masih terganggu,” ungkap Adhi Yan.

Hingga berita ini diturunkan, kerusakan yang disebabkan gempa di Lapas Kelas IIA Palu masih belum dibersihkan.(upik nyonk/pojoksulsel)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...