Pria Paruh Baya di Gowa Tewas Diparangi Keluarga Sendiri, Ini Penyebabnya…

Senin, 1 Oktober 2018 - 18:03 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA —  Malang nasib Kacong Dg Ngempo, petan tinggal di Kampung Paukiri, Dusun Paukuri, Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng. Pria 60 tahun itu tewas ditangan tetangganya sendiri, Minggu (30/9/2018) sekira pukul 16.30 Wita.

Ia tewas setelah diparangi Usman Dg Ngitung (60) dan Muh Said Dg Naba (43). Peristiwa berdarah ini dipicu aksi protes kedua tetangga korban berlatar pembagian air irigasi untuk persawahan.Perpecahan dua tetangga yang masih keluarga ini sudah menjadi perang dingin selama lima tahun.

Tapi menurut pihak keluarga lainnya, awal perselisihan antara Usman Dg Ngitung dan Kacong Dg Ngempo sudah berlangsung kurun sembilan tahun. Penyebabnya adalah sengketa tanah.

Dari kronologisnya, korban Kacong Dg Ngempo dibunuh secara sadis oleh dua tetangganya itu di depan rumahnya.Luka parah dialami korban sangat memiriskan hati. Di dada korban luka menganga akibat tebasan parang. Luka parah juga di beberapa bagian wajah korban dan leher korban.

Usai membabat korban, Usman Dg Ngitung langsung menyerahkan diri ke Polsek Bajeng sementara Muh Said Dg Naba diamankan petugas di Sileo 1 Desa Paraikatte.

“Demi keamanan maka kedua pelaku pembunuhan lalu diamankan petugas Polsek Bajeng ke Polres Gowa. Kedua tersangka dijerat Pasal 340 subs 338 subs Pasal 170 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup,” kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan.(saribulan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.