Pelaku Penyebar Hoax Gempa Diciduk Polisi, Satu Pelaku Masih Buron


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Polisi berhasil mengamankan empat pelaku yang telah diduga menyebarkan berita bohong atau hoax tentang bencana di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa hasil identifikasi dari 14 akun media sosial yang dilakukan oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri pada Selasa 2 Oktober 2018, berhasil diamankan empat pelaku penyebar hoax yang menyebabkan keresahan di masyarakat.Masing-masing pelaku Epi Wariani yang ditangkap di Kabupaten Lotim NTB. Kemudian Joni Afriadi yang ditangkap di Batam. Lalu Uril Unik Febrian yang ditangkap di Sidoarjo. Dan Bobby Kirojan yang diamankan di Manado.”Penjahat cyber akan terus mengganggu keamanan Indonesia. Kita akan terus kejar pelaku tersebut,”ujar Dicky.Sementara itu, beredar pula hoax mengenai bendungan Bili-bili yang retak akibat gempa. Dimana pelaku penyebar hoax tersebut adalah orang Jeneponto Sulawesi Selatan.Terkait hal tersebut, Dicky Sondani mengatakan sampai saat ini pihak Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto belum menemukan bukti dan pelaku penyebar hoax tersebut.”Menurut Kapolres Jeneponto belum ada. Allhamdulillah tdk ada warga Sulsel yg buat berita hoax. Warga Sulsel lebih senang sumbang sembako dari pada sumbang hoax,”kata Dicky.(sul)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...