Biadab! Modal Rp 5 Ribu, Pria Uzur Ini Cabuli Enam Bocah

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Di halaman Mapolres Gowa, Senin siang (8/10). Seorang kakek tampak mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Kedua tangannya terborgol. Di sampingnya berdiri Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.

Dalam penjelasannya, Shinto menyebut lelaki yang ada di dekatnya itu dengan inisial SS. Merupakan tersangka kasus pencabulan anak. Polisi meringkusnya pada hari Jumat (5/10) pukul 18.00 Wita. Penangkapan dilakukan menyusul laporan ke Polsek Bontomarannu bernomor 90, tertanggal 5 Oktober 2018 tentang perbuatan cabul dan persetubuhan.

Bermula dari penuturan enam anak perempuan murid SD. Mereka mengaku telah diperlakukan tak senonoh oleh SS. Guru yang mengetahui hal itu kemudian melapor ke polisi.

SS yang berprofesi sebagai tukang ojek, berhasil diciduk petugas di salah satu SD tempat mangkalnya menunggu calon penumpang. Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat DD 6594 LU.

Ada pula enam stel pakaian SD yang saat ini masih digunakan para korban. Satu lembar STNK DD 6594 LU. Satu lembar KTP atas nama Sain Dg Sau. Tiga lembar baju batik sekolah warna putih. Enam lembar rok sekolah warna merah. Satu lembar celana dalam warna putih, dan satu lembar rompi pelaku warna kuning.

Dalam pengakuannya, SS memperdayai enam korbannya di lima lokasi. Masing-masing kawasan Perumahan Sumbarang Pattallassang. Dekat Puskesmas Pattallassang. Di rumah tersangka di Dusun Tamalate, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang. Di belakang Lapas Bolangi (sebanyak dua kali). Di jalan poros Borong Pa’la’la Pattallassang. Keenam korbannya semuanya bertempat tinggal di Pattallassang. Masing-masing berinisial DV (9), AD (9), SW (11), JA (10), ST (9) dan PR (11).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...