Kokoh Tak Lepas Jilbab, Pejudo Miftahul Jannah Dapat Hadiah Umroh dari PKS


FAJAR.CO.ID – Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengapresiasi kokohnya keyakinan pejudo tuna netra Indonesia, Miftahul Jannah, yang tidak mau melepas jilbab sehingga menyebabkan dirinya didiskualifikasi dari pertandingan Asian Para Games 2018 di kelas Judo 52 kg. Atas sikap keyakinannya tersebut, Fraksi PKS DPR menghadiahkan umroh untuk atlet asal Aceh ini.”Kita semua haru dan bangga dengan semangat adik kita yang kokoh keyakinannya tidak mau melepas jilbab betatapa pun ia ingin membela dan mempersembahkan medali untuk bangsa ini. Adik kita ini dihadapkan pada dua pilihan yang sulit hingga akhirnya memutuskan untuk memenangkan keyakinannya. Kita bangga dan untuk itu kita hadiahkan umroh untuk ananda Miftahul Jannah,” kata Jazuli di Kompleks, Parlemen, Senayan, Selasa (9/8).Larangan menggunakan jilbab itu sendiri merupakan aturan IBSA (International Blind Sport Federation) dan International Judo Federation (IJF) yang mungkin saja untuk menghindari hal yang membahayakan atlet. Tapi poin apresiasi Jazuli Juwaini adalah fakta bahwa Miftahul Jannah tetap memilih untuk mempertahankan keyakinan agamanya setelah ia terus berusaha melobi agar dapat bertanding.”Apa yang dilakukan oleh adik kita Miftahul Jannah ini luar biasa. Ia terus berusaha agar dapat bertanding, meski akhirnya gagal. Bahkan, saya dengar official sempat membujuk agar Miftahul melepas jilbabnya sebentar agar dapat bertanding. Meski sedih ia tetap bertahan dengan keyakinan agamanya. Ini yang membut kita bangga dan haru karena butuh pengorbanan yang besar untuk itu dan kita lihat Miftahul meneteskan air mata,” katanya haru.

Komentar

Loading...