Pengungsi Di Asrama Haji Makassar Butuh Bantuan Pangan – FAJAR –
Sulsel

Pengungsi Di Asrama Haji Makassar Butuh Bantuan Pangan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meski beberapa pengungsi yang telah pulang ke kampung halaman dan ada yang dijemput keluarga, masih banyak pengungsi yang bertahan di Asrama Haji Makassar. Sayangnya, kini mereka mulai kekurangan makanan dan membutuhkan pasokan makanan lebih untuk sehari-hari.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Dinas Sosial Sulsel Abd Rahman, menyebut jumlah pengungsi yang datang di Asrama Haji Sudiang sejak dua pekan lalu sudah mencapai 3.654 orang. Dari jumlah itu, 2.154 di antaranya telah meninggalkan lokasi pengungsian. Sebagian melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya. Ada pula yang diambil keluarganya.

“Sisa 500-an lebih yang bertahan hingga saat ini. Kita kekurangan makanan untuk mereka. Jadi masyarakat yang ingin membantu, silakan bawa makanan,” ujar Abd Rahman, kemarin.

Di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, satu orang korban gempa Sulawesi Tengah meninggal dunia. Makassar. Sumarni, perempuan berusia 52 tahun asal Palu mengembuskan nafas terakhir, Selasa pagi (9/10). Sebelumnya ia sempat dirawat di ruang bedah IGD rumah sakit.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat pasien korban gempa yang meninggal di RS Wahidin. Dua lainnya adalah Sandra (46), pasien perempuan yang meninggal 1 September 2018. Dan bayi usia dua hari, anak dari Vivi Rovika, yang meninggal pada 2 September 2018. Serta Muh Istiqama Penarusa (19), pasien laki laki asal Palu yang meninggal 5 September 2018.

”Tadi pagi (Selasa, 9/10) ada satu pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah pasien korban gempa Palu yang meninggal di RS Wahidin sebanyak empat orang,” kata Nur Hasan, Kasub Humas RSUD Wahidin Sudirohusodo, kemarin.

Hingga saat ini, korban bencana Sulteng yang menjalani perawatan di RS Wahidin sudah mencapai 254 orang. Hari Selasa kemarin, ada lagi tiga pasien rawat inap yang baru masuk. Dari total pasien 254 orang yang telah dirawat, 143 di antaranya telah dipulangkan.

Terpisah, Pasca Sarjono Patabang selaku Humas Rumah Sakit Dr Tadjuddin, menyebut jumlah keseluruhan pasien korban bencana Palu sebanyak 174 orang. Yang telah dipulangkan berjumlah 117 orang.

“Ada dua pasien yang baru masuk hari ini (kemarin). Kalau ditotal semua pasien yang masih dirawat saat ini berkisar 50-an orang. Kemarin (Senin, 8/10) ada satu orang meninggal,” terang Pasca Sarjono, Selasa (9/10).

Untuk pasien yang ingin keluar dari rumah sakit dan ingin rawat jalan, menurut Pasca Sarjono, tinggal mengisi form registrasi rawat jalan. Administrasi lainnya dikecualikan oleh pihak rumah sakit.

“Jadi khusus pasien korban Palu, kita tidak punya syarat apapun kalau mau keluar. Tinggal mengisi form pasien rawat jalan. Kami punya tim medis dari rumah sakit yang memang dikhususkan untuk merawat pasien korban Palu,” jelasnya.

Selain itu, RS Tadjuddin Chalid juga menyiapkan tenaga medis di bandara. Tugasnya untuk berkoordinasi jika ada pasien korban bencana Palu yang tiba di bandara dan hendak dibawa ke RS Tadjuddin. (ita-mat/bkm/fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!