Berbagai Permainam Tradisional Ramaikan Festival Hari Museum Indonesia di Semarang – FAJAR –
Budaya & Pariwisata

Berbagai Permainam Tradisional Ramaikan Festival Hari Museum Indonesia di Semarang

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Berbagai permainan tradisional seperti gangsing bambu, layangan, dakon, egrang, bakiak dan lompat tali turut memeriahkan Festival Hari Museum Indonesia yang dilaksanakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) di Historic Building Lawang Sewu Semarang, 12-14 Oktober.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto aneka permainan tradisional ini, sengaja dihadirkan sebagai bagian dari upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat terutama generasi milenial dalam rangka memberikan daya tarik untuk berkunjung ke museum, salah satunya adalah Museum Lawang Sewu.

“Kegiatan ini sebagai salah satu strategi dari pihak Museum Lawang Sewu agar generasi milenial tertarik untuk berkunjung ke Lawang Sewu. Selain daya tarik hiburan, kehadiran aneka mainan anak tradisional ini juga sebagai sarana memperkenalkan akan keberadaan mainan asli anak Indonesia, agar keberadaannya tidak punah dengan kehadiran mainan anak yang berteknologi modern,” jelas Suprapto di sela kegiatan.

Selain menampilkan aneka permainan tradisional, kata Suprapto, Festival Hari Museum Indonesia ini juga menghadirkan beragam kegiatan menarik. Antara lain, sharing session museum, join exhibition beberapa museum di Semarang, live music, bazaar kuliner khas Semarang, lomba mewarnai untuk anak dan lomba cerita sejarah pelajar.

Termasuk workshop mewarnai layang-layang, belajar membuat slepetan dan membuat gelas terbang yang digelar Komunitas Kampoeng Hompimpa menjadi magnet Festival Hari Museum Indonesia dalam rangka memperingati Hari Nasional Musem Indonesia tersebut.

Sebelumnya, PT KAI telah melaksanakan kegiatan Museum Goes to School sebagai kegiatan awal dari rangkaian Festival Hari Museum Indonesia pada 2-3 Oktober 2018. Melalui kegiatan ini, sebanyak empat sekolah yang ada di Semarang dikunjungi oleh Tim Heritage PT KAI.

Para pelajar dari SD Bilingual Islam Annisa, SD N 1 Barusari, SMA N 5 Semarang dan SMA N 7 Semarang diajak untuk belajar sambil bermain. Pelajar diperkenalkan mengenai seputar museum-museum milik PT KAI.

Festival yang digelar kali ketiga ini mengusung tema Museum Kebanggaan Milenial. Serangkaian kegiatan itu merupakan bagian dari upaya edukasi, promosi dan publikasi museum perkeretaapian kepada masyarakat terutama generasi milenial. Sehingga nantinya generasi milenial mengetahui dan pada akhirnya bisa meningkatkan minat berkunjung ke museum.

Sampai saat ini, data pengunjung Museum Lawang Sewu dari periode 1 Januari 2018 sampai dengan 11 Oktober 2018 berjumlah total 797.626 pengunjung. Sementara untuk pengunjung Museum Ambarawa dari periode 1 Januari 2018 sampai dengan 11 Oktober 2018 berjumlah 203.417 pengunjung. Dengan jumlah pengunjung Museum Ambarawa yang menggunakan KA wisata Ambarawa sebanyak 79.708 orang.

“Kita berharap rangkaian kegiatan Festival Hari Museum Indonesia ini bisa semakin mendekatkan dunia museum kepada kalangan milenial, sehingga rangkaian kilas sejarah bisa terus restari dan tidak terputus antara generasi sekarang dengan generasi yang akan datang,” harapnya. (sen)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!