15 Jam Diguyur Hujan Lebat, Empat Desa Terendam Banjir

FAJAR.CO.ID, MAMASA — Empat desa di Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa terendam banjir akibat diguyur hujan lebat 15 jam lamanya.Bencana alam tanah longsor dan banjir diperkirakan menelan kerugian hingga miliyaran rupiah karena mengakibatkan puluhan rumah rusak, lahan persawahan dan perkebunan rusak serta ternak masyarakat banyak yang mati.Danramil 1402-07/Mambi Kapten INF Martani saat dihubungi via selulernya mengatakan bahwa sekitar 4 Desa di kecamatan Tabulahan kab. Mamasa tertimpa bencana alam tanah longsor dan banjir, Senin (15/10)“Beberapa titik longsor diantaranya di desa Tampak Kurra 9 Titik, Desa Malatiro 3 Titik,Desa Lahakang 4 titik dan Desa Burana 4 Titik,” ungkap Danramil Via Telepon Selulernya.Sementara jalan yang tertimbun material tanah longsor yang paling parah di Desa tampak Kurra sudah bisa dilalui petang ini.“Masyarakat, Tagana dan BPBD Kab Mamasa di bantu anggota TNI sudah berada di lokasi bencana dengan menurunkan 5 Unit Alat berat berupa eskavator dan loader,” jelas Danramil.Luapan air sungai juga merendam merendam fasilitas umum berupa SD dan gereja di Desa Burana namun tidak menyebabkan kerusakan yang parah“Bencana alam yang menimpa 4 Desa di kecamatan Tabulahan sampai malam ini tidak ditemukan korban jiwa hanya puluhan ternak masayakat ditemukan banyak yang mati,” tutupnya. (ran/raksul/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...