Kerap Dikaitkan Simbol Tertentu, Kolam Anjungan Pantai Manakarra Akhirnya Dibongkar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melalui dinas pekerjaan umum mulai melakukan pembongkaran di salah satu titik sentral anjungan Pantai Manakarra. Pembongkaran ini merupakan salah satu langkah awal untuk memperbaiki desain anjungan agar tampil lebih menarik dan lebih baik, serta lebih nyaman digunakan sebagai ruang terbuka publik.

Titik sentral yang dibongkar yakni pada bagian kolam yang berada tepat di belakang landmark Anjungan Pantai Manakarra. Bupati Mamuju, H Habsi Wahid menyebutkan, pembongkaran yang dilakukan ini dengan menggunakan alat berat.

Terlepas dari polemik atas visualisasinya yang kadang dikaitkan dengan simbol-simbol tertentu, perbaikan anjungan ini segara dilakukan karena ternyata memang sudah tidak nyaman lagi. Hal ini disebabkan bau busuk dari kolam yang banyak dikeluhkan pengunjung.

Kondisi ini dipicu selain drainase kolam yang telah rusak total, semakin diperparah perilaku sebagian orang yang sering membuang sampah pada kolam yang berada di bawah model perahu di belakang landmark.
Desain barunya sementara dirancang untuk dilaksanakan tahun depan.

”Tapi hari ini segera dibongkar sebagai langkah awal agar lebih nyaman dikunjungi. Renovasinya kemungkinan tidak secara menyeluruh. Mengingat, efisiensi anggaran. Namun karena anjungan ini adalah ikon Mamuju dan menjadi wahana hiburan dan rekreasi seluruh masyarakat, maka harus kita benahi,” kata Habsi.

Ditambahkan, bagian-bagian yang substansinya dapat menghilangkan histori pembangunan anjungan seperti prasasti akan tetap dipertahankan. Namun akan dipindahkan agar tidak mengurangi estetika.

”Insya Allah, setelah direnovasi nanti anjungan akan lebih baik dan lebih representatif,” pungkas Habsi. (ala/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...