Warga Keluhkan Premium Langka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, LUWU -- Batal naik harga, stok BBM jenis premium malah langka di Luwu dan mengundang keluhan warga. Stok premium yang dijual di salah satu Sentra Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) habis terjual sejak pukul 15.50 Wita, Senin (15/10).Di salah satu SPBU 84.919.88 Belopa nampak tulisan “Habis” untuk jenis premium. Kondisi ini membuat warga harus mengalihkan penggunaan BBM dari premium ke jenis BBM lainnya seperti Pertalite, Petramax dan solar.Salah satu karyawan SPBU Belopa yang tak tak disebutkan namanya mengatakan stok BBM jenis premium pasokannya ada setiap hari tapi tidak mencukupi. Padahal masih banyak warga yang butuh premium.“Sekarang premiumnya sudah habis,”ujarnya.Sementara Ahmad, salah satu pemilik kendaraan roda empat nampak kesal saat ingin mengisi premium di SPBU Belopa tapi stoknya telah habis.“Ini baru pukul 15.50 Wita. Kok premiumnya sudah habis padahal kami sangat membutuhkan,” ketus Ahmad sambil terpaksa mengisi BBM jenis PertaliteKelangkaan BBM jenis premium menuai sorotan dari aktivis LSM FP2KEL, Ismail Ishak. Menurutnya, mestinya pemerintah pro aktif atas kebutuhan dasar masyarakat seperti premium.”Ini harus ada jaminan dari pemerintah. Bukan seperti ini, premiumnya susah didapat malah langka lagi,” tegas Ismil, Senin (15/10)Ismail berharap kelangkaan BBM jenis premium segera disikapi oleh pemerintah dan jangan dibiarkan rakyat kesulitan mendapatkan BBM jenis premium.“Kalo kondisi BBM jenis premium saja langka di kondisi normal seperti ini, ya patut disayangkan,”tambahnya. (wan/bkm/fajar)

FAJAR.CO.ID, LUWU — Batal naik harga, stok BBM jenis premium malah langka di Luwu dan mengundang keluhan warga. Stok premium yang dijual di salah satu Sentra Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) habis terjual sejak pukul 15.50 Wita, Senin (15/10).

Di salah satu SPBU 84.919.88 Belopa nampak tulisan “Habis” untuk jenis premium. Kondisi ini membuat warga harus mengalihkan penggunaan BBM dari premium ke jenis BBM lainnya seperti Pertalite, Petramax dan solar.

Salah satu karyawan SPBU Belopa yang tak tak disebutkan namanya mengatakan stok BBM jenis premium pasokannya ada setiap hari tapi tidak mencukupi. Padahal masih banyak warga yang butuh premium.

“Sekarang premiumnya sudah habis,”ujarnya.

Sementara Ahmad, salah satu pemilik kendaraan roda empat nampak kesal saat ingin mengisi premium di SPBU Belopa tapi stoknya telah habis.

“Ini baru pukul 15.50 Wita. Kok premiumnya sudah habis padahal kami sangat membutuhkan,”
ketus Ahmad sambil terpaksa mengisi BBM jenis Pertalite

Kelangkaan BBM jenis premium menuai sorotan dari aktivis LSM FP2KEL, Ismail Ishak. Menurutnya, mestinya pemerintah pro aktif atas kebutuhan dasar masyarakat seperti premium.

”Ini harus ada jaminan dari pemerintah. Bukan seperti ini, premiumnya susah didapat malah langka lagi,” tegas Ismil, Senin (15/10)

Ismail berharap kelangkaan BBM jenis premium segera disikapi oleh pemerintah dan jangan dibiarkan rakyat kesulitan mendapatkan BBM jenis premium.

“Kalo kondisi BBM jenis premium saja langka di kondisi normal seperti ini, ya patut disayangkan,”tambahnya. (wan/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment