Taufan Curhat ke DPRD Parepare Soal Anggaran BPJS

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Walikota Parepare, HM Taufan Pawe curhat ke DPRD mengenai dana pelayanan BPJS untuk masyarakat dinikmati Rumah Sakit (RS) swasta usai memberikan sambutan terkait pandangan umum fraksi-fraksi di ruang rapat paripurna DPRD Parepare, Rabu (17/10).

Taufan menjelaskan, selama dianggarkan pelayanan kesehatan gratis yang dianggarkan Pemkot Parepare kerjasama dengan pihak asuransi BPJS.

Walikota menganggarkan sekitar Rp 3 miliar dengan menyiapkan fasilitas rumah sakit tipe C untuk tahun anggaran 2019 dari jumlah warga sekitar kurang lebih 86.33 ribu jiwa ditanggung Pemkot melalui APBD.

Taufan berharap agar dana APBD untuk BPJS hanya dananya lebih banyak diserap ke RS swasta seperti RS Sumantri dan Fatimah, dari pada penerintah.
Untuk itu, tahun 2019 sudah ada RS tipe C dan rencananya itu puskesmas madising na Mario.

”Tahun depan pelayanan berjenjang akan segera dilaksanakan dengan adanya RS tipe C,” jelasnya .

Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjam mendukung pemerintah adanya dana disiapkan untuk fasilitas RS tipe C. Sehingga bisa melayani masyarakat secara berjenjang kecuali emergency bisa langsung ke RS tipe B Andi Makkasau Parepare.

Dana untuk BPJS disiapkan pemerintah setiap tahunnya untuk membiayai masyarakat sekitar 86.33 ribu jiwa sebesar Rp. 17 miliar. Dana ini diberikan BPJS dan pihak BPJS membayar klaim ke RS tersebut.

Jika pelayanan BPJS tidak bagus maka pemerintah yang jadi sasaran padahal mestinya pihak BPJS yang bertanggungjawab.

”Kalau ini dibiarkan maka masyarakat akan menilai bahwa pemerintah tidak bisa melayani masyarakat masalah kesehatan gratis, padahal itu tanggungjawab BPJS,” katanya .

Jika ini berlarut maka bisa saja masyarakat menginginkan kembali Jamkesda dimana dana itu langsung dikelolah pemerintah sendiri dari pada diberikan pihak ketiga yaitu BPJS tapi pelayanan tidak bagus. (smr/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar