Harga Sawit Terjun Rp500 Per Kilo, Petani di Lutra Minta Pajak Ekspor Dihapus

Jumat, 26 Oktober 2018 - 14:47 WIB

FAJAR.CO.ID, LUTIM — Kebijakan pemerintah pusat melakukan pungutan ekspor CPO ternyata merugikan petani sawit di Luwu Utara dan Luwu Timur.

Setiap ekspor CPO dipungut pajak 50 US Dolar mentah dan 30 US Dolar olahan per ton. Pungutan eskpor membuat harga sawit sangat rendah.

”Harga sawit di tingkat pabrik sangat rendah, hanya Rp800 per kilogram,” kata petani Sawit asal Baebunta, Tauhid.

Menurut caleg DPRD Sulsel asal Partai Perindo ini, harga sawit tingkat petani hanya Rp500 per kilogram. Petani sawit saat ini belum sejahtera. ”Saya akan terus berjuang agar harga sawit bisa stabil,” paparnya. (shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.